Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Triplet Rahasia: Paman, Beraninya Melupakan Mommy!

Triplet Rahasia: Paman, Beraninya Melupakan Mommy!

Kesal dengan semua itu, pelayan berkata lagi, “Teko ini memang tidak seberapa, tapi isinya adalah Wuyi Mountain Mother Tree Da Hong Pao yang merupakan salah satu dari 3 most expensive Chinese Tea. Harganya per satu kilogram adalah 1,3 juta USD. Untuk yang Anda pecahkan ini, sebanyak 30 gram, sehingga harganya dari restoran ini adalah 7000 USD. Lalu wine ini-” “STOP!” Giana malah berteriak. “Kau sudah gila? Kau pikir aku akan percaya harga teh ini semahal itu?” Terlihat raut yang sangat kentara di wajah pelayan bagaimana dia langsung mengerti dan hilang respect pada Giana. “Ini memang semahal itu. Sudah kusebutkan tadi, Wuyi Mountain Mother Tree Da Hong Pao merupakan top 3 dari Chinesse Tea
10283.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 7.4K Beses bilang luo han guo tea
Read
+Library
Jalan Sunyi sang Pendekar

Jalan Sunyi sang Pendekar

sambung Chen Jia. Luo Yi terenyum tipis. "Kau bisa merebus daun Chao Hu Jiao itu, lalu air rebusannya diminum perlahan seperti di saat kau meminum teh. Kau akan merasakan efek menenangkan setelah meminumnya meski tidak ada Kakak di sini." "Benarkah?" tanya Chen Jia. "Ya," jawab Luo Yi. Perbincangan mereka berdua terus berlanjut sampai sore tiba.
103.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 111 Beses bilang luo han guo tea
Read
+Library
Pria yang Tidur Denganku Ternyata Paman Tunanganku

Pria yang Tidur Denganku Ternyata Paman Tunanganku

Teh Pu-er dengan rasa bumi yang kuat. Dan juga ada teh Tieguanyin dengan aroma manis bunga anggrek. “Kamu yang pilih, Honey,” kata Jade lembut. Sasha berpikir sambil mencium kembali teh kering itu. Kemudian, ia memberikan teh yang ia pilih. “Aku mau ini, Nona Jung,” ucap Sasha. Nona Jung mulai menyeduh tehnya. “Ini adalah teh Tieguanyin, jenis teh oolong yang memiliki rasa yang ringan.”
102.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 55 Beses bilang luo han guo tea
Read
+Library
Menukar Takdir Istri Sang Adipati

Menukar Takdir Istri Sang Adipati

Di sebuah paviliun yang seolah melayang di atas hamparan awan Gunung Lu, Penasihat Istana Bao Cheng menuangkan teh dengan gerakan yang sangat terukur. Uap panas mengepul tipis, mengantarkan aroma melati kelas atas ke hadapan tamunya, Murong Guan.
1019.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 454 Beses bilang luo han guo tea
Read
+Library
Tak Terkalahkan Sejak Lahir

Tak Terkalahkan Sejak Lahir

Huo Yu baru saja hendak menolak, namun Bai Lianxin tiba-tiba menariknya. "Kau bodoh ya?! Teh ini punya khasiat luar biasa! Ini peluang besar! Jangan sok sungkan, mumpung gratis! Cepat minum!" Bai Lianxin menjejalkan cawan teh ke tangan Huo Yu. "Ini... baiklah." Huo Yu akhirnya mengalah dan meminum teh itu sekali teguk.
2.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 78 Beses bilang luo han guo tea
Read
+Library
EX to NEXT 21+

EX to NEXT 21+

Bianca mengangkat gelasnya, Evander juga mengangkat gelas kecilnya lalu mereka bersulang. “Bagaimana teh Longjing ini?” tanya Evander. “Selama hidup aku hanya tahu teh biasa dan beberapa teh bunga, dengan harganya yang lumayan aku tidak berani bilang kalau teh ini mengecewakan. Ini benar-benar menakjubkan, aku suka aroma dan rasanya,” jawab Bianca. Evander tersenyum lalu menuangkan teh Huansan Maofeng ke dalam cangkir baru kemudian memberikannya pada Bianca. “Coba yang ini.”
10127.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 4.2K Beses bilang luo han guo tea
Read
+Library
Pangeran Pendekar Terasing

Pangeran Pendekar Terasing

Hu Hongyin merasa inilah waktu yang tepat untuk memastikan pencariannya selama ini. “Teh ini luar biasa, kenapa saudara Hu tidak mencobanya?” tawar Tuan Besar Chao sopan. Hu Hongyin menyeduh teh itu ke dalam cangkirnya, dan meminumnya dengan hati-hati karena panas. “Benar kata Tuan Chao, teh ini memang luar biasa,” ujarnya sembari mencium aroma harum dari teh itu. Kemudian secara seketika dia menyakan sesuatu yang membuat Tuan Chao terkejut.
8.217.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 355 Beses bilang luo han guo tea
Read
+Library
Jenderal dan Pembunuh Bayaran Wanita

Jenderal dan Pembunuh Bayaran Wanita

Li Yuan mengernyit. “Jenis teh apa ini? Mengapa aromanya tidak seperti teh wangi biasanya?” Mo Yifei terkekeh kecil. “Apakah aromanya begitu tidak enak?” ia melihat Li Yuan mengangguk. “Ini adalah teh pu-er tua. Meski warnanya pekat dan aromanya seperti tanah, namun rasanya sangat ringan. Aku cukup menyukainya.”
1011.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 344 Beses bilang luo han guo tea
Read
+Library
Kalung Ajaib Pemuda Desa

Kalung Ajaib Pemuda Desa

--- Teh yang Susan bawa adalah sesuatu yang tidak Wandra perkirakan—bukan teh celup dari kotak yang ada di meja kantin, melainkan teh oolong yang diseduh dalam teko keramik kecil dengan air yang suhunya diukur dengan termometer mini, dituang ke dalam cangkir tanpa pegangan yang terasa berat dan halus di telapak tangan sekaligus. "Da Hong Pao," kata Susan ketika ia meletakkan cangkir di depan Wandra. "Stok terbatas yang kami simpan untuk tamu istimewa." Ada senyum kecil di sudut bibirnya ketika mengucapkan itu—senyum yang tidak dibuat-buat. "Menurut saya itu kualifikasi yang kamu penuhi hari ini."
1028.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 589 Beses bilang luo han guo tea
Read
+Library
Waspadalah, Nyonya Tak Sudi Lagi Ditindas

Waspadalah, Nyonya Tak Sudi Lagi Ditindas

"Maksudmu aku harus makan sayur lagi? Dasar lancang!" Chun Tao hampir menangis. Dia sudah kehabisan langkah untuk menenangkan Ming Lan. "Kalau begitu, furen minum teh dulu. Ini masih hangat." Kali ini Ming Lan tak menolak. Aroma teh Longjing sangat menggugah selera. Dia menikmati teh hangat mengepul, dalam cangkir keramik terbaik yang pernah diberikan padanya dalam xiangfu.
1021.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 515 Beses bilang luo han guo tea
Read
+Library
PREV
12345
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status