Kami Yang Tak Pernah Ada di Hatimu
"Ya nggak mungkin 'kan dia wa ke nomor Papa, langsung ketahuan."
"Astaghfirullah, demi Tuhan Papa nggak pernah tahu lgi kabar dia."
"Jangan pernah bohongi Mama."
"Iya Ma, Papa nggak bohong."
Aku bergeming.
"Ma, semua itu masa lalu 'kan? Apapun yang terjadi di masa lalu sudah tutup buku, sekarang kita harus siap menyusun masa depan tanpa mengingat apapun yang pernah kita lalui di masa lalu. Lupakan ponsel, sekarang ayo kita menikmati nyamannya berbaring di satu ranjang berdua."