My Light
Pasalnya, mobil itu milik keluarga Ambara.
Kaca mobil terbuka, Liana mulai menyapa. “Rafan Alexander, akhirnya bertemu lagi.”
Rafan memilih jalan lagi, tetapi terpaksa kembali terhenti. Liana turun dari mobil, langsung mengejar dan mencekal tangannya.
“Kau ini, selalu diam! Padahal, aku ingin mengakrabkan di—” ucapan Liana terpotong. Bahkan, mulai cemberut kesal.
Hot Chapters