Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
The Mafia: Last Mission

The Mafia: Last Mission

Rosene menengadah, secara otomatis tatapannya bersibobrok dengan mata elang Aaron. "Aku tahu apa yang ada dalam isi kepalamu. Kau pikir aku ingin memelukmu." Mata Rosene membulat. Pria ini sebenarnya seorang mafia atau cenayang. Kenapa bisa tahu? "Dengar, hari ini masih ada toleransi. Tetapi besok. Tidak lagi. Hukuman akan kau dapatkan bila kau sampai teledor." Rosene menelan saliva. Sialan, kenapa dirinya malah jadi tertekan. Sekali lagi perlu diingat, Rosene datang kemari tidak untuk melakukan ini. Tetapi, butuh akses untuk bisa sampai ke Markas Dare Devil.
107.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 148 Beses bilang mafioso forsaken
Read
+Library
Bayang-bayang Mafia

Bayang-bayang Mafia

Setibanya di dalam bar, ia merasa suasana di ditempat itu agak pengap, tempat yang penuh sesak dan bising akan suara musik yang dimainkan. Matanya mengarah ke setiap sudut bar, matanya berhenti mencari ketika dia melihat seorang pria bertato di sekujur tubuhnya— Vincenzo Marino, dia lah yant Rafael cari, bos mafia yang dikenal kejam di San Fransisco. Rafael menarik nafasnya untuk meredakan ketegangannya, dia tahu bahwa tidak bisa mundur. Dia harus melakukan ini. Dia harus mendapatkan informasi tentang siapa yang membunuh ayahnya.
786 viewsOngoingIdinagdag sa Library 30 Beses bilang mafioso forsaken
Read
+Library
DI ATAS RANJANG MAFIA

DI ATAS RANJANG MAFIA

Mereka menyapa pria dengan stelan jas hitam produk branded yang baru saja bergabung. Michele Lazaro Riciteli, Bos Mafia termuda di Roma - Italia. Dia terkenal dengan keahliannya menembak dan parasnya yang tampan bak Dewa Yunani. Tak hanya gila dalam seks, pria 30 tahun ini juga seorang psikopat. "Selamat malam, Tuan Castaro! Apakah anak buah ku memperlakukan mu dengan baik di sini?" Michele bicara setelah menilik kondisi pria paruh baya yang tergantung di depannya. Bibirnya menyeringai tipis melihat Alberto yang sudah seperti babi guling.
1013.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 278 Beses bilang mafioso forsaken
Read
+Library
My Dangerous Mafia

My Dangerous Mafia

Mad yang terkenal akan kekejamannya dan kelincahannya dalam menghabisi musuh yang berani menipunya. Mafia paruh baya tersebut adalah Triston Feroanus yang sekarang dirinya duduk dikursi tua dengan tangan dan kaki terikat rantai yang sangat kuat. Tubuhnya penuh dengan luka cambuk dan sayatan. Bahkan tubuhnya sudah sangat lemas untuk memberontak. Berkali-kali Triston memohon ampun tapi bukan Mad jika ia menerima ampunan dari musuhnya.
2.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 45 Beses bilang mafioso forsaken
Read
+Library
Belenggu Cinta Sang Don Juan

Belenggu Cinta Sang Don Juan

“Mengambilmu dariku untuk melemahkan aku .” Di luar mansion, di balik pepohonan. Seorang pria berjas hitam berdiri mengawasi. Maskernya serigala perak. Matanya dingin. Ia memutar gigi manusia di jarinya dengan santai, seolah trofi. “Anak kecil itu turun,” gumamnya dengan suara rendah. “Bagus.” Ia tersenyum tipis, menyeramkan. “Langkah pertama berhasil.” Sergei mundur ke kegelapan dan perang keluarga mafia terbesar Eropa Timur baru saja dimulai.
101.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 59 Beses bilang mafioso forsaken
Read
+Library
The Lost Mafia

The Lost Mafia

Aku mengalirkan air mata saat masih dalam keadaan terhipnotis, aku mengingat kasih sayang yang diberikan Mom dan Dad saat mereka mengadopsiku, dan siksaan kejam dari Pamanku saat melatihku menjadi seorang mafia. Dokter Vincent memintaku untuk memunculkan kenangan saat aku berusia 15 hingga 25 tahun, aku mencoba kembali memunculkan ingatanku. Perlahan kejadian kejadian mengerikan muncul dikepalaku, pembunuhan, penyiksaan dan hal hal sadis lainnya berebut masuk ke otakku. Setiap malam aku selalu menangis menyesali perbuatan sadis yang kulakukan siang hari. Aku mengingat wajah sedih Christian saat aku menolak perasaannya, aku memintanya untuk menjadi laki laki hebat dan menerima tahta kerajaan
109.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 234 Beses bilang mafioso forsaken
Read
+Library
SWEETHEART MAFIA

SWEETHEART MAFIA

Itu pernah terjadi. "Kamu harus menerima faktanya, Za. Aku ini bukan orang baik, aku ini penjahat, mafia. Aku membunuh orang dengan tanganku sendiri, tapi juga membunuh banyak masa depan dengan bisnis kotor yang aku jalankan. Karena itu, biarkan aku menjalani ini semua. Aku mau menebus dosa." Mata Ramon berkaca-kaca. "Aku mau menebus dosa, Za. Aku harus. Aku nggak bisa melanjutkan hidup kayak semula kalau dosa-dosa ini belum aku tebus."
1015.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 482 Beses bilang mafioso forsaken
Read
+Library
Fated

Fated

Carson mengikuti kami dan duduk di sofa yang berada di seberang sofa tempat kami duduk. “Aku sangat takut. Lihat tanganku sampai gemetaran begini,” kata nenekku sambil menunjukkan kedua tangannya kepadaku. Dia gemetaran seperti sedang tersengat listrik. Bosku menghela nafas dengan wajah khawatir. “Kamu seharusnya tidak berhutang kepada mereka. Aku mengenal bos mereka. Dia adalah orang yang sangat sadis. Dia akan melakukan apa saja untuk mendapatkan uangnya kembali. Dia akan memotongmu menjadi potongan-potongan kecil dan memberikannya kepada anjing-anjingnya," katanya sambil menatap ke mataku.
109.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 277 Beses bilang mafioso forsaken
Read
+Library
Terpaksa Menikah dengan Bos Mafia Billionaire

Terpaksa Menikah dengan Bos Mafia Billionaire

Vincent menatapku dari seberang ruangan, seolah menungguku selesai membaca sebelum bertanya apa pun. Tapi aku belum selesai. "Ada satu nama lain yang harus kau ingat. Verena Callisto. Perempuan licik. Ia pernah bersama Lucien Moretti, pimpinan mafia paling kejam sebelum Antonio mengambil alih." Aku membeku. Aku sudah mendengar nama itu. Verena. Rafael. Dion. Semua bersatu dalam lingkaran api yang diciptakan bukan hanya karena perebutan kuasa... tapi karena luka, cinta, dan pengkhianatan yang tak pernah selesai.
812.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 304 Beses bilang mafioso forsaken
Read
+Library
Pesona Gelap Tuan Mafia

Pesona Gelap Tuan Mafia

“Maksudmu, dia akan menyuruhmu lagi?” Niccolò kembali tersenyum. Tapi kali ini senyuman yang beda. Lebih lembut dan intens. “Aku bukan anjing pesuruh, Siena. Keluarga mafia-ku tidak butuh uang receh darinya. Dia tidak akan menyuruh anak buahku lagi. Tapi asal kau tahu, banyak pembunuh bayaran di luar sana yang lebih senang mendapatkan uang recehan.”
10776 viewsOngoingIdinagdag sa Library 20 Beses bilang mafioso forsaken
Read
+Library
PREV
123456
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status