Cinta yang Tak Mungkin Kembali
Tok, tok, tok!
Tok, tok, tok!
Lampu di halaman menyala, istri pimpinan unit, Freyda, keluar membuka pintu.
"Kapten Declan? Masuklah cepat. Ada perlu apa cari Pak Usman?"
Melihat wajah Declan yang penuh kecemasan, Freyda segera membuka gerbang dan mempersilakannya masuk. Declan bahkan tidak sempat memberi salam. Dia langsung bergegas masuk ke dalam rumah.