Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terjerat Hasrat Bos Baru

Terjerat Hasrat Bos Baru

Ia bertanya sambil meraba semua saku di jaket dan celana. Mereka saling adu pandang di depan pintu masing-masing. "Siapa lagi kalau bukan si bajingan itu?" balas Danendra dengan sangat sinis. Ucapan kasar itu malah membuat Marissa tidak suka. Pacar bukan, saudara bukan, tapi kenapa pria itu harus marah melihat Marissa bersama pria lain? "Si Bajing?" tanya Marissa mengulangi ucapan Danendra. Ia tidak suka dengan panggilan kasar yang keluar dari mulut pria itu.
1010.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 389 kali sebagai majas sindiran
Baca
+Pustaka
Pijatan Pria Perkasa

Pijatan Pria Perkasa

Beberapa cendekiawan luar negeri mengatakan kalau bisa membangkitkan gairah seseorang dengan cinta. Dengan bantuan Jane, aku meninggalkan klub pijat itu. Meskipun Derrick memanfaatkanku hari ini, aku sama sekali tidak menyalahkannya, aku bahkan merasa sedikit senang. Hal ini disebabkan karena suamiku bertingkah begitu buruk akhir-akhir ini... Jane berkata, "Doris, bukankah ini menyenangkan? Aku tidak berbohong padamu, 'kan?"
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai majas sindiran
Baca
+Pustaka
PURA PURA JADIAN

PURA PURA JADIAN

jawabnya sambil mengaduk es teh manisnya dengan gaya santai seolah dia baru saja mengumumkan ramalan cuaca, bukan sesuatu yang berpotensi menghancurkan hubungan orang. Hana, yang duduk di sebelahku, langsung bereaksi dengan cepat. Dia menaruh gelas jus jeruknya dengan keras di meja, hampir membuat cairan itu tumpah. "Ah, pasti cuma salah paham. Reyhan itu nggak mungkin gitu. Lagian, siapa sih yang percaya gosip nggak jelas kayak gini?" katanya sambil melirik tajam ke arah Vira. "Aku juga nggak tahu sih, cuma nyampein aja," Vira mengangkat bahu dengan gaya tidak bersalah, tapi aku tahu dia menikmati reaksi ini.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai majas sindiran
Baca
+Pustaka
Unexpected Feeling

Unexpected Feeling

tanya Indira kesal “Kalau masih saling sindir, lebih baik aku pulang.” Vian mengangkat sudut bibirnya mendengar kata-kata Indira “Aku kira kamu anak kemarin sore yang bisa dipengaruhi, ternyata...” Indira menggenggam tangan Fajar agar tidak terpancing kata-katanya “Bukannya tujuan bertemu untuk meminta maaf? Apa masih harus saling sindir seperti ini? Kalau memang ya aku rasa Mas Vian tidak bisa dipegang kata-katanya, rangkaian kalimat penyesalan yang keluar kemarin ternyata untuk memancing Kak Fajar keluar.”
106.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 160 kali sebagai majas sindiran
Baca
+Pustaka
Pesona Istri yang Dicampakkan

Pesona Istri yang Dicampakkan

Peringatnya. Maira menepis jari Adrian dengan kasar, lalu mengusap-usap bibirnya yang tersentuh jari pria itu. “Jangan sembarang menyentuh orang lain!” Maira melotot ketika mengatakan itu. Namun bukannya takut, Adrian justru kembali terkekeh. “Galak banget, sih?” Maira kembali tidak menanggapi. Bicara dengan pria di sampingnya itu hanya akan membuat tensinya naik.
1036.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 831 kali sebagai majas sindiran
Tampilkan Ulasan (27)
Baca
+Pustaka
Haniocta_
Wah, mantan emang meresahkan. Kasihan sekali Maira, thor buat si Alfin menyesal karena sudah menyia"kan Maira. dan Semoga Maira bisa mempertahankan bayinya. Keren banget ceritanya. Semangat buat kakak authornya(^_^)
MyMelody
Seru. Ceritanya benar-benar menarik. Woooiii, kalian yg belum baca buku ini, ayo baca. Dijamin ga bakal nyesel. Perjuangan seorang istri dalam menghadapi berbagai badai dalam rumah tangganya. Keep up, Thor. Langsung masuk pustaka nih...
Baca Semua Ulasan
Perginya Istri Manis Sang Pewaris

Perginya Istri Manis Sang Pewaris

jawabnya. Majandra memutar bola mata setelah mendengar jawaban Damien. Rayuan usang yang tak akan membuat dirinya terkesan. Majandra justru merasa geli. Wanita dua puluh lima tahun itu tertawa renyah seraya mencubit pinggang Damien. “Hey!” protes Damien. “Kau memang berbakat dalam mengganggu orang lain,” ledek Majandra. “Syukurlah jika kau merasa terganggu. Itu jauh lebih baik daripada tidak peduli sama sekali,” balas Damien tak acuh.
1040.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai majas sindiran
Baca
+Pustaka
Misteri Di Balik Pernikahan Safiyya

Misteri Di Balik Pernikahan Safiyya

Aku sedang malas meladeni rayuannya, karena percuma saja kalau dia nggak berubah. "Kamu yakin? Dia bener-bener mirip orang stres loh. Tiap hari marah-marah nggak jelas sama semua orang." Sindir Maira pada laki-laki yang ternyata tengah duduk di depannya. "Bodo amat ... aku nggak peduli." Mendengar jawaban itu, Nalen yang duduk di depan Maira pun pindah posisi lebih dekat dengan wanita itu, sambil memberi kode agar Maira membelanya dengan mengatakan apa yang sudah diceritakan tadi.
9.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 271 kali sebagai majas sindiran
Baca
+Pustaka
Maaf Mas, Keponakanmu Jauh Lebih Jantan

Maaf Mas, Keponakanmu Jauh Lebih Jantan

Dirinya adalah wanita yang sangat diinginkan, sangat dipuja. ​Bukannya menangis, seulas senyum sinis perlahan terukir di bibir tipis Dania. Senyuman yang begitu dingin, begitu meremehkan, hingga membuat makian Renata terhenti seketika. Bram yang melihat senyuman itu pun mengernyitkan dahi, mendadak merasa ada yang salah dengan istrinya. ​Dania melangkah satu tindakan lebih dekat ke arah ibu mertua dan suaminya. Tatapan matanya yang tajam menembus langsung ke dalam manik mata Bram.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai majas sindiran
Baca
+Pustaka
Mate

Mate

Intan Pitalokamatchederesaneel
jawabku dengan wajah masam. “Nggak papa tapi wajahnya masam kayak ketek.” sindir Mas Wira. “Maaf deh soal tadi. Cie salah tingkah, ya?” Aku menoleh dengan tatapan garang ke arah Mas Wira. “Nggak.” elakku. Mas Wira menyambar tanganku, lalu menggenggamnya sambil tersenyum. Aku menatap Mas Wira pasrah. “Mau makan di rumah makan jejamuran nggak?”
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai majas sindiran
Baca
+Pustaka
SURA, PANGERAN TERBUANG

SURA, PANGERAN TERBUANG

lanjutnya memberitahukan semua orang agar tidak jumawa dan selalu mawas diri, dengan niat ingin menyindir seseorang. Akan tetapi sindiran yang ia tujukan kepada seseorang itu tidak kunjung dapat tanggapan dan seperti tidak dianggap, dan malah santai mengupil hidungnya dengan nikmat yang membuat Jin Si semakin gedek dan dipenuhi dengan amarah.
1010.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 321 kali sebagai majas sindiran
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status