Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MAWAR

MAWAR

"Ini untuk pak Galuh. Ternyata Kevin tadi sudah membelikannya untuk kita." Jonathan mengambil mangkuk itu sebab Galuh sedang fokus menyetir, lalu terdengar ucapan terimakasih dari Galuh. Mawar membuka mangkuk miliknya. Irisan daging sapi, balado kentang dan tumis kangkung yang pertama kali terlihat oleh matanya. Perlahan dia menyuapkan makanan itu ke dalam mulutnya. Dirasa enak, senyum Mawar terbit kembali lalu dia menelan makanan itu dengan senang hati.
106.0K viewsOngoingAdded to Library 156 Times as mak garang
Read
+Library
Ajari Aku Salat

Ajari Aku Salat

***Meyyis*** Marc segera membayar kopi tersebut dan bangkit untuk menuju ke penjual maasakan Jawa. Dia tersenyum ketika istrinya sudah terlelap di jok sebelah. Marc melajukan mobilnya menuju ke deretan penjual masakan Jawa. Marc mengabsen tiap lapak, hingga paling ujung terdapat masakan khas perbatasan “Empal Gentong” Marc membaca dengan lantang lapak tersebut. Dia langsung turun. Marc menepuk jidadanya ketika lupa emmbangunkan istrinya. Maka dia membuka pintu mobil sebelah untuk membangunkan sang istri. “Sayang, bangun! Itu sudah ketemu empal gentong.” Zahra bangun dan terlihat langsung berbinar. Marc menggenggam tangan istrinya untuk membantunya turun dari mobil. “Bu, empal gentong. Bungku
1033.4K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as mak garang
Read
+Library
Dijodohkan dengan Ipar Posesifku

Dijodohkan dengan Ipar Posesifku

kataku lalu membalikkan badan. “Tunggu-tunggu… ada yang ketinggalan,” sergahnya membuatku urung masuk ke dalam rumah. “Duh, apalagi sih?” Aku takut kalau tiba-tiba Mama atau Arman keluar. Galang memasukan tangan kanannya ke dalam jaket, seperti hendak mengambil sesuatu dalam kantong jaketnya. Lalu tiba-tiba ia mengeluarkan dua jari membentuk finger heart layaknya adegan norak yang sering kutonton di drama Korea. Aigoo!
10262.5K viewsCompletedAdded to Library 10.0K Times as mak garang
Read
+Library
Cinta Para Cassanova

Cinta Para Cassanova

Blar! Ledakan rasa asin menyerang tenggorokannya, ia segera menuang air putih untuk menghilangkan rasa asin yang menyiksa itu. “Maaf-maaf, sepertinya aku tadi terlalu banyak menaruh garam,” kata Arka dengan wajah penyesalan. “Kita delivery order saja ya!” Arka segera meraih ponselnya, dan menekan jasa layanan makanan.
9.824.8K viewsCompletedAdded to Library 993 Times as mak garang
Read
+Library
Obsesi Liar CEO

Obsesi Liar CEO

koreksi Grace. "Kamu mau maskeran bareng aku?" "Biar makin glowing, shinning, shimmering, splendid," jelas Grace sambil cengengesan. "Kamu kalau rutin pakai masker bisa makin ganteng juga." "Ya sudah, ayuk!" Marvel jadi bersemangat setelah mendengar kata 'makin ganteng'.
1047.5K viewsOngoingAdded to Library 1.7K Times as mak garang
Read
+Library
Patah

Patah

“Bawa aja semua.” “Eh, lu mau perang, butuh tenaga. Nggak usah nge-gofood dulu.” Membuat semua terkekeh. “Tengah malam, habis peluncuran roket, lapar, lu tinggal makan. Tempur lagi. Kan enak.” “Siap, Mak.” Dia mengangkat dua jari ke pelipis, menghormat. Nayara pun ikut terkekeh. Terlihat Mak merogoh sling bag, mengambil sesuatu lalu melemparnya ke Manggala.
1028.8K viewsCompletedAdded to Library 806 Times as mak garang
Read
+Library
Terjebak di Ranjang Panas Tuan Gama

Terjebak di Ranjang Panas Tuan Gama

"Hati-hati di jalan ya, Mas, semoga urusan pekerjaannya cepat selesai, dan semoga masalahnya juga cepat kelar." Gama tak menyahut, dia hanya menampilkan senyum tipis. Setelah keluar dari pintu utama, senyuman pria itu langsung hilang, rahangnya mengeras beserta tangan Gama terkepal kuat. "Berengsek!" umpatnya kasar, kali ini sepertinya masalahnya cukup serius. ** "Kenapa tiba-tiba datang ke sini? Biasanya juga tunggu mamamu mohon-mohon dulu baru kamu mau nginjakin kaki di rumah ini. Ada apa?"
6.6K viewsOngoingAdded to Library 192 Times as mak garang
Read
+Library
GARA-GARA SALAH KIRIM

GARA-GARA SALAH KIRIM

ajaknya saat kami usai melakukan negosiasi dengan pemilik konveksi calon tempat kami memproduksi fashion yang aku buat desainnya. "Kamu nih makan terus ya, badannya segitu-gitu juga. Percuma nggak nambah gemuk," kataku mengejek. "Habis gimana, kalau deketan kamu bawaannya pengen makan terus," selorohnya, membuatku terpingkal. "Apaan sih, Dam." Mukaku pasti memerah saat ini. Mobil Adam melaju membawa kami ke sebuah restoran bertuliskan 'seafood' yang belum pernah kukunjungi sebelumnya.
10121.3K viewsCompletedAdded to Library 4.0K Times as mak garang
Read
+Library
Gara-gara Hutang, Suamiku Menikah Lagi

Gara-gara Hutang, Suamiku Menikah Lagi

Dia mengingat satu per satu teman masa kecilnya dulu. “Bagas? Bagas?” ucap Intan berulang kali. Namun tetap saja Intan belum mengingat nama itu. Karena ada suatu pekerjaan, Ibu Marni pamit untuk pulang. Jarak rumah Ibu Marni dan ibunya hanya beberapa rumah saja. Hari sudah mulai malam. Dan saat Intan pergi ke dapur hendak memasak, dia terkejut karena tak mendapati sebutir besar pun di tempatnya.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as mak garang
Read
+Library
 Ranjang Pengantin

Ranjang Pengantin

"Terimakasih, ibu." "Ya," jawab Marta singkat sambil berlalu. ***** Jim baru saja menyelesaikan game onlinenya di level tertinggi. Sungguh bosan, tubuh tak berdaya itu hanya bisa bergerak dibantu oleh kursi roda. Sebenarnya otot-ototnya sudah banyak mengalami kemajuan , tapi kaki itu masih belum kuat menopang berat badannya. Jim mendesah bosan saat pintuya diketuk pelan. Tapi dia tetap mendekati pintu itu.
1023.3K viewsCompletedAdded to Library 837 Times as mak garang
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status