Patah
“Bawa aja semua.”
“Eh, lu mau perang, butuh tenaga. Nggak usah nge-gofood dulu.” Membuat semua terkekeh. “Tengah malam, habis peluncuran roket, lapar, lu tinggal makan. Tempur lagi. Kan enak.”
“Siap, Mak.” Dia mengangkat dua jari ke pelipis, menghormat. Nayara pun ikut terkekeh.
Terlihat Mak merogoh sling bag, mengambil sesuatu lalu melemparnya ke Manggala.
Bab Populer