Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tahun Ketiga Setelah Kematianku

Tahun Ketiga Setelah Kematianku

Kevin dan anggota tim ekspedisi ilmiah lainnya mengkremasiku. Mungkin karena merasa bersalah, wajah mereka semua dipenuhi kesedihan. Teman-teman satu timku, yang pernah berbagi suka duka denganku, berlutut lama di depan makamku, memohon pengampunan dariku. Di puncak gunung yang hijau, orang tuaku beristirahat dengan tenang. Aku dimakamkan di sebelah mereka. Di samping makam kecilku ada makam kecil lain, yaitu tempat anakku yang belum pernah melihat dunia ini beristirahat.
11.8K viewsCompletedAdded to Library 260 Times as maka di hari kematianku kawan
Read
+Library
BERUANG GUNUNG ALTAY

BERUANG GUNUNG ALTAY

"Di sini pula aku kehilangan cintaku. Hari-hari begitu singkat bagi kita. Tapi namamu akan terukir selamanya sebagai kenangan paling indah yang tak terlupakan." Jonan memegangi bahu Oldi untuk memberi kekuatan, lalu membantunya berdiri. Jujur hati Jonan tidak enak setiap kali ada peristiwa duka dan bertaburan kata-kata yang menurutnya berlebihan. Kematian akan menjemput setiap makhluk yang bernyawa. Buat apa meratapi dan menyesali peristiwa yang sudah biasa terjadi?
108.6K viewsCompletedAdded to Library 207 Times as maka di hari kematianku kawan
Read
+Library
Cinta Dan Kematian

Cinta Dan Kematian

16 Oktober 2016 Malaikat kematian melayang di hadapan Adra. Dia kini berada di sebuah ruangan serba putih. Tak ada apa-apa selain sosok mereka berdua. “Ketahuilah bahwa mata anugrahmu adalah milikku, sebuah kesalah memang. Tapi sebentar lagi aku akan mendapatkannya, walau setelah ini mungkin aku sendiri akan mendapatkan hukuman.” Suara mahkluk itu terdengar lebih pelan dari sebelumnya. Terasa sedih tapi tetap menakutkan seperti yang sudah-sudah.
104.9K viewsOngoingAdded to Library 112 Times as maka di hari kematianku kawan
Read
+Library
KEHIDUPAN KEDUA SANG DUKE

KEHIDUPAN KEDUA SANG DUKE

Setiap detiknya, racun itu menenggelamkanku ke dalam rasa sakit yang berujung kematian. Ya, aku yakin bahwa kematian lah yang akan datang padaku setelah mataku terpejam dan rasa sakit itu berangsur menghilang bersamaan dengan nadi yang tak lagi berdenyut, jantung yang tak lagi berdetak, dan napas yang tak lagi berembus. Aku ... telah mati. “Selamat pagi, Tuan Muda. Mari, saya akan membantu Anda bersiap hari ini.” ?! Seketika, aku langsung bangkit dari ranjang dan berlari ke arah cermin.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as maka di hari kematianku kawan
Read
+Library
CALON MERTUAKU

CALON MERTUAKU

Bagian 1 Meninggalnya Calon Suamiku “Apa? Bang Angga meninggal!” Aku berdiri di depan meja kerja dengan kaki gemetar. Kabar yang sangat tidak bisa aku percaya. Namun, apa ada orang yang main-main memberikan kabar kematian tentang seseorang. “Nggak mungkin. Empat hari yang lalu kami masih saling telepon.” Aku duduk di lantai, mengabaikan rasa malu dan mulai ditatap oleh rekan-rekan kerjaku.
108.2K viewsCompletedAdded to Library 204 Times as maka di hari kematianku kawan
Read
+Library
Istri Bayaran Sang Opa Menawan

Istri Bayaran Sang Opa Menawan

“Mas Jhon, aku minta maaf ya kalau selama ini aku banyak salah sama kamu, Mas. Tolong maafkan aku, Mas. Aku merasa aku akan mati sebentar lagi, jadi aku mohon, aku tidak ingin mati dalam meninggalkan kesalahan pada suamiku.” Aku terus berceloteh sambil diiringi isak tangis. Bayangan-bayangan kemarin, dan tadi pagi bersama Opa Jhon berputar ulang di kepala seperti sebuah film. Aku semakin menangis histeris. Apa aku akan benar-benar mati hari ini? Pertanyaan mati dan bayangan mati juga berkelebat di kepala. Seakan-akan malaikat maut sudah siap mencabut nyawaku. Bulu kudukku juga merinding disko.
104.3K viewsOngoingAdded to Library 129 Times as maka di hari kematianku kawan
Read
+Library
Bukan Jodoh Pilihan

Bukan Jodoh Pilihan

🍁 Tiara 🍁 Hampa. Itulah yang kurasakan beberapa hari ini semenjak kematian Mamah. Meski aku masih membencinya, tapi jauh di lubuk hatiku, aku sungguh menyayanginya. Kami sudah kembali ke Purwokerto pada hari kedelapan setelah kematian Mamah. Aku masih belum bekerja, pikiran dan tenagaku sungguh tak tersisa. Tiga hari ini aku hanya bergelung di kasur tanpa melakukan apapun. Papah, Gilang, dan Mamah Gita sering sekali menghiburku. Namun, aku masih dirundung kesedihan. Aku masih belum mampu untuk lepas dari kesedihanku.
1034.6K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as maka di hari kematianku kawan
Read
+Library
Istri Belian

Istri Belian

“Kamu sama sekali tidak menghargai mereka dengan membuangnya begitu saja.” Aku tidak mau bertengkar, juga sedang lelah berusaha untuk tegar. Jadi, aku hanya mengabaikan kalimatnya tersebut. Hanya ada satu buket yang tetap aku biarkan berada di mejaku. Bunga mawar merah dari Ben. Aku membuka kartunya dan membaca isinya. Terima kasih sudah membuat kakekku bahagia. B. Aku terisak membacanya. “Hei, lihat ini! Sebastian Kumara meninggal dunia!” seru salah satu rekan kerjaku. Aku cepat-cepat menghapus air mataku mendengar nama Kakek disebut.
1049.3K viewsCompletedAdded to Library 1.9K Times as maka di hari kematianku kawan
Show Reviews (30)
Read
+Library
Meina H.
Hai, teman-teman. (。・ω・。) Aku punya kejutan untuk semua pecinta kisah Delima dan Benedict. Yang tertarik, silakan mampir ke rumah daringku, ya. Cukup ketik saja namaku di pencarian. Lalu pilih satu ... untuk melihat info terbaru dariku. Sampai bertemu di sana. ♡♡♡
M V Cahyawati
Hai Meina, akhirnya selesai juga aku membaca kisah Delima dan Ben ini, gak menyesal aku bacanya, ceritanya sangat menarik hatiku, terimakasih atas karyamu yg sangat bagus ya..semoga semakin kreatif deh membuat cerita2 baru lainnya dan aku akan tetap menjadi penggemarmu..Salam sehat selalu buat Meina
Read All Reviews
Terpaksa Menjual Kehormatan

Terpaksa Menjual Kehormatan

Suami yang sudah mati-matian aku perjuangkan kehidupannya, sampai aku harus rela menju-4l k3-hor-m4t4nku, rupanya … ‘Ya Allah … Aku tak sanggup lagi membayangkannya. Aku … aku ….’ ucapku dalam hati. Mbak Dina menghampiriku. “Seruni, kamu baik-baik saja?” Aku menganggukkan kepalaku. “Aku ….” Seketika dunia yang kulihat berputar, lalu gelap mengikuti. ***
102.1K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as maka di hari kematianku kawan
Read
+Library
Tunangan Dan Sahabat yang Mengacuhkan Kematianku

Tunangan Dan Sahabat yang Mengacuhkan Kematianku

"Kalau dia mati, kurasa hari-hari ke depannya akan jauh lebih indah. Saat itu, aku pasti akan menyalakan kembang api di seluruh kota untuk merayakannya." Morgan menimpali, "Mungkin jasadnya juga bisa kita kirim kembali ke kampung halamannya, lalu cari beberapa dukun untuk melakukan ritual. Biar dia nggak bisa menindasmu lagi." Rasanya seperti aku dilempar ke dalam ruang pendingin. Seluruh tubuhku membeku sampai tak merasakan apa-apa, bahkan bernapas pun terasa mustahil. Aku tak percaya, dua pria yang dulu berkata akan mencintai dan memanjakanku, kini bisa setega ini padaku.
2.0K viewsCompletedAdded to Library 48 Times as maka di hari kematianku kawan
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status