Hari Penikahanku, Adalah Hari Kematianku
Brigita Shintamaka di hari kematianku kawanmenikah dengankumenikahlah dengankukata-kata antara jodoh dan kematian
Namun, hatiku sudah tidak merasakan apa-apa lagi.
Di hari keempat, dia akhirnya keluar dari kamar. Aku melayang di sisinya, mengikutinya hingga ke rumah duka. Di dalam ruangan, Marven berlutut di depan altar. Matanya sembap dan bengkak karena terlalu banyak menangis. Di depannya, ada dua peti mati.
Aku tahu pasti, siapa yang ada di dalamnya.
Aku dan ibuku.
人気のチャプター