Cinta Mati Bersama Kepergian Buah Hati
Sudut bibirnya masih menyimpan senyum, suaranya pun terdengar lebih santai, "Harris, untuk pertama kalinya aku merasa dicintai olehmu adalah sesuatu yang baik. Karena hanya dengan begitu, kematianku baru bisa dianggap sebagai balasan untukmu."
Walaupun dia tahu, balasan seperti itu bodoh dan hanya sementara.
Akan tetapi, itu sudah cukup.
"Aku nggak akan membiarkanmu mati." Suara Harris serak saat dia memeluk Florence dengan erat. "Florence, apa pun caranya, aku akan membuatmu tetap hidup. Kamu nggak akan mati."
"Kamu nggak akan mati," gumamnya pelan. Namun, suaranya perlahan menjadi tegas.