Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kamulah Takdirku

Kamulah Takdirku

“Tenanglah jangan membuat orang berfikiran aku memperkosamu, kalau mengenai dalaman pink yang kau takutkan aku sudah melihatnya dua kali tadi malam.” Blam Tanpa memberdulikan ponselnya tidak berfungsi lagi Nay melemparnya menuju kamar madi tersebut. “Nyebeliiiinnn” teriak Nay tenggelam dalama selimutnya. **** Suasana sarapan kali ini terasa lebih ramai dari biasanya, bahkan tidak ada yang menyinggung bagaiamana bom meledak di kamar sang putri ataupun raut masam dari Nay. Sementara Aksa laki-laki itu sudah berangkat pagi-pagi sekali karena jarak tempatnya bekerja dengan rumah Nay lumayan memakan waktu.
102.0K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as makam mbah dalhar
Read
+Library
MENANTU AMBURADUL

MENANTU AMBURADUL

MENANTU AMBURADUL Bab 18 Mbak Rini dan Mas Rama rencananya hari ini akan menggelar acara tedak siten untuk anaknya, yaitu Khaity Ardiansyah. Seorang bayi yang namanya pernah menjadi perdebatan sengit antara kedua neneknya, yaitu Ibu mertua dan ibunya Mas Rini. Tedak Siten merupakan sebuah acara dari adat suku jawa yang biasa juga disebut turun tanah. Acara ini umumnya diadakan untuk bayi yang berusia sekitar 6 bulan sampai 7 bulan, bisa juga kurang atau lebih.
1011.6K viewsOngoingAdded to Library 267 Times as makam mbah dalhar
Read
+Library
Purba Mahkota

Purba Mahkota

Juga mata merah menggoda selayaknya warna pada isi dari buah delima, yang saat ini tengah mengecup punggung tangannya tuk memberikan salam kehormatan, … Purbararang yang telah menginjak usia delapan tahun sekarang, mengatupkan bibirnya rapat-rapat dengan pipi yang bersemu merah. “… Nyai Putri Purbararang.” Hari ini, dengan ditemani oleh ayahnya, Raja Prabu Tapa Agung, … Purbararang dipertemukan dengan keluarga Duke of Jaya. Dengan maksud dan tujuan sebetulnya ialah …. “Saya, Indra Jaya, merasa terhormat atas pertemuan kita yang begitu berharga ini.” … Mengikat pertunangan dengan putra tunggalnya sang Duke Jaya, Indra.
104.3K viewsCompletedAdded to Library 125 Times as makam mbah dalhar
Read
+Library
Salah Kamar

Salah Kamar

Hari ini rencana kerjasama antara perusahaan Tuan Kenzo dan Grup Dirga akan segera terwujud dalam sebuah pertemuan yang akan diadakan di ruang pertemuan Grup Dirga. Armand Dirga seorang pengusaha terkenal pemilik grup Dirga yang mempunyai banyak anak perusahaan dari grup Dirga terdapat di berbagai negara berjalan masuk ke dalam ruang pertemuan dan segera saja tuan Armand Dirga menghampiri Tuan Kenzo dan mengucapkan salam kepada Tuan Kenzo disertai seulas senyum dari wajah Armand Dirga dan saling berjabatan tangan yang hangat antara Tuan Kenzo dan Tuan Armand Dirga.
3.9K viewsOngoingAdded to Library 126 Times as makam mbah dalhar
Read
+Library
SUMPAH PELAKOR

SUMPAH PELAKOR

Nama Restu tertera di layar. "Assalamu'alaikum, Mbak, masih bangun?" Suara itu datang dengan suara ombak dan angin laut. Ada jeda sebentar sebelum Haira menjawab. "Wa'alaikumussalam. Kamu di mana sekarang?" Suara Haira lembut sekali nyaris seperti bisikan. "Masih di pinggir laut. Beberapa hari lagi baru bersandar. Tadi mimpi Mbak, makanya nelpon. Di rumah baik-baik aja?"
103.0K viewsCompletedAdded to Library 98 Times as makam mbah dalhar
Read
+Library
Kaisar Dewa Gombal

Kaisar Dewa Gombal

"Di bawah pengawasan Lurah Kandang yang ia percaya bisa ia manfaatkan." Lurah Kandang di dekat gerbang tidak bergerak. "Tapi ada yang tidak ia hitung," kata Mbah Suro. "Apa?" tanya Dewi Sekar. "Waktunya." Mbah Suro menatap langit yang mulai gelap di atas perguruan. "Semua orang menghitung dua hari. Saya yang membuat kalkulasi itu dua minggu lalu." Ia tertawa pelan, kali ini tawa yang berbeda dari tadi. "Tapi Kehancuran Seribu Dinasti yang masuk ke wadah ini tadi mengubah variabelnya."
704 viewsOngoingAdded to Library 16 Times as makam mbah dalhar
Read
+Library
Dilamar Tuan Duda

Dilamar Tuan Duda

jelas Pak Raja, nama pendek Pak Raharja. "Oh ber-uang maksudnya, Pak Raja, saya sampai berpikir jauh," terang Rain terkekeh. "Oh ya, ngomong-ngomong panggil saya Rain saja, Pak, saya bukan siapa-siapa kok." "Ah kamu ini bisa aja, Rain, kalau Nak Rain yang begitu bukan siapa-siapa, terus saya yang begini apa dong, cuma kacang rebus?" guyon Pak Raharja membuat Rain terbahak.
9.714.6K viewsCompletedAdded to Library 496 Times as makam mbah dalhar
Read
+Library
Bara di Balik Mahar

Bara di Balik Mahar

Rambutnya disanggul rapi dengan hiasan kepala adat Melayu. Pandangan seorang pria tak pernah lepas darinya hingga Kanaya duduk di sampingnya. "Bisa kita mulai?" ujar Pak Penghulu. Pria itu mengangguk, lalu menjabat tangan ayah Kanaya. "Saudara Devano Atmaja bin Santoso Ilma Atmaja, saya nikahkan dan saya kawinkan engkau dengan putri kandung saya yang bernama Kanaya Hanania binti Sukirman, dengan maskawin berupa seperangkat alat salat dan emas seberat dua puluh lima gram, dibayar tunai."
10309 viewsOngoingAdded to Library 6 Times as makam mbah dalhar
Read
+Library
KAMPUNG HALIMUN

KAMPUNG HALIMUN

Dia bergumam begitu lama, dia seperti sedang mengumpulkan kekuatannya karena menarik jiwa manusia tidaklah mudah. Pak Kades yang duduk di belakang tampak terlihat bingung, seharusnya dengan kondisi Kampung Halimun yang seperti ini Nyi Mas Andini atau yang disebut NU MAHA AGUNG oleh mereka, bisa dengan mudah menarik jiwaku. Bahkan mungkin dalam sekejap menghilangkan nyawaku. Seperti para makhluk yang muncul dan mengacak-acak kampung sehingga banyak sekali manusia yang terkapar dan tidak bernyawa sekarang.
9.631.3K viewsCompletedAdded to Library 750 Times as makam mbah dalhar
Show Reviews (22)
Read
+Library
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Joy Julia
Sepertinya mending selesaikan Warung Tengah Malam dulu Thor, sudah terlanjur seru, biar bs fokus satu per satu dulu. Kampung Halimun seru jg, tp blm panas. Bakal geregetan kalau disana masih bersambung, disini bersambung
Read All Reviews
Asmaraloka

Asmaraloka

Tertulis di sana: "Temui aku di pelabuhan utara, malam ini. Semua jawaban ada di sana." Ain menatap pesan itu dengan tajam. Ini adalah petunjuk baru, petunjuk yang bisa membawa mereka lebih dekat kepada kebenaran tentang rencana balas dendam Cakra. Tanpa berkata-kata, Ain mengalihkan pandangannya ke Bella, yang terlihat bingung dengan reaksi mendadak temannya. “Kita harus pergi ke pelabuhan utara malam ini,” kata Ain dengan penuh tekad. “Ini mungkin jawaban yang kita cari.”
2.7K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as makam mbah dalhar
Read
+Library
PREV
123456
...
8
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status