Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri kedua pilihan mertua

Istri kedua pilihan mertua

Carla tersenyum manis mengusap pipi gembil Adam yang lucu. Tepat berada dua meter dari tempat mereka berdiri, ada sebuah makam dengan nisan keramik bertuliskan nama Winda Adisti. Makam itu sangatlah terawat dengan hamparan rumput menghiasi seluruh sisinya. Carla pernah meminta pada keluarga Winda untuk merawat makam ibu kandung Adam sebagai tanda penghormatan dan penebusan rasa bersalahnya pada wanita itu.
12.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 420 kali sebagai makam nabi adam dimana
Baca
+Pustaka
Don't Stop Me Now

Don't Stop Me Now

Aku senyum dan mengangguk. “Kiblat, tahu gak perbedaan kamu sama Siti Hawa?” tanya kak Thawaf. Tapi, mereka tidak berdua kali ini. ada satu orang lagi tidak kalah tampan. Cuma tetap saja, kak Takdir nomor satu. “Gak tahu, kak” “Kalau Siti Hawa dipertemukan dengan Nabi Adam di Jabal Rahmah. Kalau Kiblat dipertemukan dengan Takdir di si Amang Rotbaq”
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai makam nabi adam dimana
Baca
+Pustaka
Adik Ipar Yang Jadi Suamiku

Adik Ipar Yang Jadi Suamiku

Usir Adamis. Pemuda itu terlihat bingung. Kemana ia harus pergi? "Kenapa? Kamu nggak tahu dimana ruangan Bima?" Tebak Adamis. Pemuda itu mengangguk. Adamis menghela nafasnya. "Turun ke lantai 1. Ruangan yang paling kiri dari lobby." Jelas Adamis. Bima masih berada dalam naungan Robby dan satu ruangan dengannya, itu yang Adamis tahu dan Adamis tahu ruangan Robby.
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai makam nabi adam dimana
Baca
+Pustaka
ISTRI ALIM CEO KEJAM

ISTRI ALIM CEO KEJAM

Pintu gerbang besi tinggi itu belum terlihat ada tanda-tanda akan terbuka. Ia menunggu dengan sabar, juga dengan tubuh bergetar. Antara tidak yakin dengan pekerjaan ini. Tadi malam Heri sudah memberikan laporan pada Adam, dan Adam minta untuk datang kembali pagi ini. Jika ia berhasil, lekas ia bawa saja ke kediaman Adam yang berada di kawasan pegunungan, rumah itu adalah rumah Adam dulu yang pernah di tempati bersama Aisyah.
9.579.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai makam nabi adam dimana
Baca
+Pustaka
KAMAR KEDUA

KAMAR KEDUA

Pertanda Sheza memang baru menggunakannya beberapa saat lalu. Untuk sesaat ia berdiri di dekat nakas, menikmati keheningan siang di rumah yang jarang ia rasakan. Terutama di Kamar Kedua. Kamar utama di lantai satu yang terletak di pojok sayap kanan. Tidak sering dilalui orang. "Aku udah mandi. Tapi jadi nggak pede kalau dekat Mas Satria siang-siang begini."
10256.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.4K kali sebagai makam nabi adam dimana
Tampilkan Ulasan (120)
Baca
+Pustaka
BIAN_Bella
novel ini memang berkualiti tinggi. Saya sanggup berjaga sampai lewat malam kerana terlalu asyik membaca. Gaya bahasanya indah, kemas, dan mudah difahami. Membuatkan setiap bab mengalir lancar. Jalan ceritanya jg berbeza daripada kebanyakan novel lain kerana tidak bergantung pada unsur dewasa sahaja
Sulistianah cuplis
wes lah...kalo novel kak njus gk ada yg gagal. rating 10 semua. keren semua. semua ceritanya gk ada yg lebay, relevan dgn kehidupan dan masalah-masalah yg sering terjadi, tp dikemas dengan penulisan yg luar biasa. makasih ya kak nyusul namaku pernah jadi pemeran figuran di salah satu novel nya ......
Baca Semua Ulasan
Pembalasan sang Kaisar Iblis

Pembalasan sang Kaisar Iblis

gumamnya. Namun, tidak mempedulikan itu Adam mengalihkan pandangan kepada hal lain. Dia baru menyadari bahwa dirinya berada di dekat sebuah kuil tua tak terurus. Karena kuil dipercaya sebagai penghubung dunia makhluk hidup dan dunia kematian, Adam pun berujar, “Ayahanda, Ibunda . . . apa yang harus kulakukan? Aku telah menyerahkan tahta kekaisaran pada manusia sampah seperti Jean.” Air mata tak elak menuruni wajahnya.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai makam nabi adam dimana
Baca
+Pustaka
Terjebak diantara CEO & Superstar

Terjebak diantara CEO & Superstar

"Mimpi. Aku udah cukup baik ngurusin kamu. Lagian aku cuma di kamar sebelah Adam, bukan di ujung dunia" Adam hanya terkikik pelan sebelum akhirnya menutup mata lagi. Eve menghela napas lalu melangkah keluar dari kamar pria itu. Begitu pintu kamar Adam tertutup, Eve menarik nafas panjang dan masuk ke kamarnya yang berada tepat di sebelah kamar Adam. Tanpa pikir panjang dia menjatuhkan diri ke kasur, meresapi kehangatan yang masih tersisa di dadanya.
831 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai makam nabi adam dimana
Baca
+Pustaka
Maju Mundur Kena Duda Anak Satu

Maju Mundur Kena Duda Anak Satu

“Lalu bagaimana dengan Barak, apakah dia juga kembali?“ tanya Jiya yang mengingat salah satu anak buah Adam yang dia curigai sebagai penyebab Bumi kecelakaan saat awal pertemuan Jiya dengan Adam dan Bumi. Bahkan saat itu Adam juga mencurigai laki-laki bernama Barak yang sedang Jiya bicarakan itu karena ada tanda-tanda kalau Barak adalah anak buah dari paman Adam. Tapi saat itu Adam belum bisa memastikan semuanya hingga dia memilih untuk tetap mempertahankan Barak di sisinya. “Tidak, Barak masih di Sabah hanya Rangga yang pulang,” jawab Adam sambil mematikan api dari koreknya.
109.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 278 kali sebagai makam nabi adam dimana
Baca
+Pustaka
DENDAM SANG PANGLIMA

DENDAM SANG PANGLIMA

"Kau meminta Istri dan anakku tetap di sini?! Tidak! Itu tidak akan aku lakukan!" "Begini saja, kau ikut denganku ke sana lalu Kalian tunggu di sebuah taman di dekat Markas. Bagaimana?" tanya Adam, mencoba bernegosiasi. Pria itu tersenyum kecut, lalu berkata. "Hah! Kau tidak pandang kami ini siapa! Ya sudah, tapi awas jika ucapanmu tak bisa dipegang! Kau akan melihat sesuatu yang akan terjadi!" seru Pria itu.
1042.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai makam nabi adam dimana
Baca
+Pustaka
Menjadi Kekasih Bayaran Pak Dosen Dingin

Menjadi Kekasih Bayaran Pak Dosen Dingin

"Alhamdulillah. Ya sudah siap-siap sekarang, Abi dan Umi antar." Gegas Adam ke kamar mengambil kopernya. Ia sedikit terburu sampai harus balik lagi mengambil dompetnya yang ketinggalan di nakas. "Hati-hati, Sayang. Kabari Umi dan Abi kalau sudah sampai Yogya, ya." "Iya, Mi. Adam pamit dulu ya, Mi, Bi. Assalamu'alaikum." "Wa'alaikumsalam. Jangan lupa kabari Umi yang pertama kalau udah nemuin Senja, Sayang." Nayla berseru sambil melambaikan tangan. Adam hanya membalas dengan seulas senyum.
1011.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 345 kali sebagai makam nabi adam dimana
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status