Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tergoda Mama Muda

Tergoda Mama Muda

Ghazwa : Aku tak bisa berkata-kata. Riza : @Juna, Daddy lagi minum. Pas aku cerita, kopinya nyembur. Marwa : Aku ... no comment-lah. Hisyam : Anak Padre, sarap! Hillary : Untung dia bukan abangku. Beni : Untung aku bukan om-nya. Harun : Aku bukan abangnya. Maya : Aku ngakak so hard. Dika : Aku bengong sekian detik. Komentar Juna, amazing!
251 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6 kali sebagai makanya
Baca
+Pustaka
Bilur Bulir Bertaut

Bilur Bulir Bertaut

Mareeq menekan tombol minuman. Mesin berdengung pelan, lalu satu kaleng jatuh ke rak bawah. Matcha. Naomi menatapnya beberapa detik. Mareeq mengambil kaleng itu dan menyerahkan ke Naomi. "Ah!" ujar Mareeq yang membuat Naomi terheran. "Kebiasaanku membeli americano dan matcha." lebih terdengar seperti Mareeq sedang menggoda. Naomi menerima kaleng dingin itu dengan senyuman malu. Seolah Mareeq tahu apa yang pernah terjadi padanya.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai makanya
Baca
+Pustaka
Aku Bukan Perempuan Mainanmu

Aku Bukan Perempuan Mainanmu

POV PARALIO "Yang ini lebih bagus, Kian." "Aku suka warna peach, Ma. Sasha nggak cocok pake baju warna biru." "Kalau yang ini nanti perutnya nggak keliahatan buncit." "Yang peach aja, Ma. Buncit juga nggak masalah kan dia emang hamil." "Hah... ya udah lah. Mama capek ngasih kamu saran."
10133.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai makanya
Baca
+Pustaka
ISTRIKU KUYANG

ISTRIKU KUYANG

Bismillah MINYAK KUYANG #part_15 #by: R.D.Lestari. "Mak? Mak ngapain di depan kamar Tante?" Degh! Diana terdiam dan menoleh keasal suara. Diah? Diah sama shocknya saat menatap mata mamaknya yang merah menyala. Tanpa mengucap sepatah katapun Diana berlalu dari hadapan Diah yang masih terdiam. Jantungnya berdegup kencang melihat tatapan dan sikap mamaknya yang aneh.
1036.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 811 kali sebagai makanya
Baca
+Pustaka
STUCK in MARRIED

STUCK in MARRIED

tanya mike yang entah pada siapa " oh iya, mike bantuin Rara ya dia ga bisa katanya, berhubungan lo paham banget soal begituan gue serahin sama lo. " " tapi gue butuh sesuatu, mood gue lagi gak bagus, gue butuh coklat sama coffee caramel Macchiato " kode Mike " oke deh gue beliin sebentar ke depan, sembari beli cemilan ke minimarket-" ujar Mark dengan baiknya menuruti keinginan kakaknya itu demi untuk bisa membantu sahabatnya " lo mau nitip apaan Ra? apa mau coffee juga?" tawaran Mark yang malah di tanggapi lamunan oleh Rara, entah mengapa gadis itu merasa resah apalagi dengan kepergian mark yang pastinya membutuhkan waktub lama
1014.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 287 kali sebagai makanya
Baca
+Pustaka
Kuranji

Kuranji

kata Pendekar Sabuk Maut sambil menyingkirkan Pendekar Pedang Kilat dari atas tubuhnya. “A–ayo!” Keduanya merangkak kabur tanpa menoleh lagi ke belakang. Kirai membersihkan luka Mahzar dengan sehelai sapu tangan berwarna kuning gading miliknya. Sapu tangan tersebut berhiaskan sulaman seekor burung kuau raja pada salah satu sudutnya. “Isst.” Mahzar meringis menahan perih. “Pakai ini!” kata Kuranji, datang menyodorkan sekantong kecil ramuan herbal kering.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai makanya
Baca
+Pustaka
SENDIAKALA

SENDIAKALA

Tak ada satupun kata yang keluar dari mulut kami hingga rasa canggung mulai menyelimuti udara di sekitar. “Yuhu… Jus Strawberry datang, nih!” Suara Mbak Ami yang ceria membuat kami berdua terkejut dan menoleh. Ia datang membawa nampan kayu berisi segelas jus strawberry dengan susu yang masih mengeluarkan asap panas, dan segelas kopi hitam yang selalu jadi kesukaan Satya. “Diem-diem aja kalian berdua… kaya batu karang.” Aku tertawa kecil mendengarnya, menyadari betul bahwa apa yang dikatakan Mbak Ami benar. Kenapa kami harus bersikap seperti orang asing padahal sudah begitu akrab sejak kecil?
575 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai makanya
Baca
+Pustaka
MAAF! AKU CACAT

MAAF! AKU CACAT

jawab Melga. “Santai aja, Melga. Kakak lagi nggak jadi Ketua Osis." “Hehehe, iya, maaf." Oh Tuhan … tawa itu begitu indah dan menghangatkan hatiku. “Gimana bagus ‘kan kalau lihat apinya dari deket?" tanya Kak Pandu. “Iya Kak, bagus banget. Saya baru pertama kali melihatnya sedekat ini," jawab Melga.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai makanya
Baca
+Pustaka
Maduku Sayang

Maduku Sayang

“Anj*ng! Kamu pikir aku apa dikasih kopi asin kayak gini?!” “Pertama, aku bukan anj*ng. Ke dua, aku memang suka yang asin. Ke tiga, itu minumanku hanya saja kamu nekat menukarnya.” Ferdila meneguk kopinya. “Ini pas.” “Siapa tahu dua cangkir ini asin,” balas Vidia. Ferdila meraih cangkir di depanku, lalu meneguknya. “Ini lebih enak.”
9.927.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai makanya
Baca
+Pustaka
Sangkur Pora

Sangkur Pora

Sejenak aku terlena dengan perhatiannya. Astaghfirullah! Segera kutepis wajah Mas Brian dalam pikiran. Pikiran yang bisa menjeratku dalam perangkap setan. Lelaki itu kemudian membelokkan mobil ke halaman rumah makan Papadaan. Rumah makan yang menyediakan berbagai makanan khas suku Banjar. Begitu memasuki rumah makan, seorang pelayan menyambut kami dan memberikan daftar menu.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai makanya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status