Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
The Power Of System Hunter

The Power Of System Hunter

tanya penjaga toko itu. “Oh, tunggu sebentar. Bisakah aku meminjam sebuah ruangan yang agak besar dan kosong?” tanya Kim Ryu. “Bisa, tuan. Silakan lewat sini,” kata penjaga toko itu sambil mengantar Kim Ryu ke ruangan yang diminta. “Jika memerlukan sesuatu, silakan panggil saya saja, tuan.” “Oke,” jawab Kim Ryu singkat.
102.3K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as make room
Read
+Library
Desah Di Kamar Sebelah

Desah Di Kamar Sebelah

Usai perenungan, Nami bertekad untuk tetap menabahkan hati, meski sepertinya akan banyak rintangan yang datang pada hari-hari besok. Perempuan yang sudah wangi semerbak sekujur tubuhnya itu pun membentangkan sajadah di tengah-tengah ruang kamar yang memang sangat luas. Maklum, kamarnya orang kaya. Sudah diisi lemari pakaian dan ranjang sebesar gaban pun, masih tersisa cukup banyak space untuk Nami salat, bahkan berjamaah dengan sang suami pun sangat memungkinkan.
9.9431.0K viewsCompletedAdded to Library 9.5K Times as make room
Show Reviews (27)
Read
+Library
Nannys0903
Mampir ke karyaku MALAM TANPA NODA Faisal tak menemukan bercak dara di atas ranjang apa benar istrinya sudah tak perawan. memilih menikahi wanita lain pilihan ibuanya tanpa mau menyentuh istri pertama. Mampukah Airi bertahan dalam rumah tangganya.
malapalas
BACA novel berjudul :CEWEK AGRESIF VS COWOK POLOS. kalian akan menemukan dari percintaan remaja sampai dewasa yang bakal bikin kita gemas sendiri, seru, ketawa ngakak bahkan geregetan dan terharu setelah beberapa tokoh bermunculan semua. Jangan lupa vote dan komen ya. Mksh.
Read All Reviews
Office Hour!

Office Hour!

Sebut aku terlalu banyak novel fiksi, namun begitulah yang tergambar dalam benakku. Namun, yang selanjutnya kulihat benar-benar 180 derajat berbalik. Ruangan yang luas itu ditata dengan apik bernuansa putih. Ada dua ruangan yang dibatasi dengan kaca, kurasa yang satunya adalah ruang meeting dan ruang... direktur? Entahlah, pokoknya terlihat lebih spesial. Pantry di ujung ruangan, dan meja-meja besar dengan komputer-komputer terletak beraturan, tanpa pembatas apapun, terlihat luas. Di tengah-tengah kantor, terletak meja dengan sofa-sofa berwarna mencolok yang terlihat empuk. Di sana, kutemukan 4 orang, 2 wanita dan 2 laki-laki yang sedang berbincang ringan sembari mengenggam gelas masing-masi
2.6K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as make room
Read
+Library
Nyonya Terbuang Dalam Dekapan Penguasa Dunia Bawah

Nyonya Terbuang Dalam Dekapan Penguasa Dunia Bawah

Namun entah kenapa, Elara tetap merasa tidak nyaman. Raven membuka pintu kamar. Dan begitu masuk, Elara langsung sadar. Hanya ada satu ranjang besar di dalam kamar itu. Ia terdiam sesaat. Raven yang menyadarinya langsung berkata, “Hotel hampir penuh,” katanya tenang. “Sisa kamar hanya ini.” Elara menatap Raven beberapa detik. Lalu mengangguk kecil. Elara tidak terlalu mempermasalahkannya. Bahkan, pikirannya terlalu kacau untuk merasa canggung. Yang ia inginkan sekarang hanya beristirahat.
2.2K viewsCompletedAdded to Library 48 Times as make room
Read
+Library
Dirty Office

Dirty Office

seringai Keenan dengan senyum tipis. “Hhh.. Percuma berdebat dengan anda..” gumam Aruna, ia kemudian memperhatikan sekeliling ruangan, "Apa di ruangan seluas ini tidak ada kamar mandi? Saya tidak mau keluar dengan keadaan seperti ini!" ​Keenan menarik napas dalam, mencoba menormalkan detak jantungnya yang masih menggila. Ia menutup kembali resleting celananya dengan tenang, seolah noda di sana bukan masalah besar.
1034.0K viewsCompletedAdded to Library 849 Times as make room
Read
+Library
Terima Jasa Sewa Sebagai Istri

Terima Jasa Sewa Sebagai Istri

Lukisan modern menghiasi dinding, sofa besar menunggu siapa pun yang ingin duduk. Kira berdiri di sampingnya, tangan disilangkan. “Aturan rumah ini sederhana: kita akan menempati kamar terpisah, tapi ada connecting door untuk berjaga-jaga kalau orang tua atau kerabat tiba-tiba datang. Pahami?” Lumi menelan ludah, matanya melebar sedikit. Connecting door… oh Tuhan… six months… oke… “Iya, mengerti. Jadi kita tetap punya batasan, tapi bisa ‘siap darurat’.”
438 viewsOngoingAdded to Library 9 Times as make room
Read
+Library
Kamar 2A

Kamar 2A

“Aku saudara jauh Bu Narti. Tinggal di bawah, kamar 1A. Baru datang dua hari yang lalu bantu-bantu urus kos ini. Bu Narti bilang ada penghuni baru di 2A, jadi aku mau nyapa sekalian memastikan semuanya aman.” Rara mengembuskan napas perlahan, sedikit lega. “Oh… saya Rara.” “Senang kenalan,” ujarnya sambil mengangguk sopan. “Maaf kalau kagetin. Lorong lantai dua memang sempit. Orang keluar kamar tiba-tiba bisa bikin jantung loncat.” Rara nyaris tersenyum tipis.
478 viewsOngoingAdded to Library 12 Times as make room
Read
+Library
Si Hebat Jack Morland

Si Hebat Jack Morland

Matthew berkata pelan, "Saya minta maaf, Tuan Jack. Tuan Muda Gray tadi berniat mereservasi salah satu VVIP Room tapi kami tidak bisa memberikannya." "Kenapa tidak bisa?" tanya Jack dengan nada pelan. "Ruangan itu dipersiapkan untuk Anda, Tuan Muda," jawab Matthew. Oh, Jack tidak bisa menyalahkannya tapi dia kemudian berkata, "Berikan satu ruangan untuk mereka kalau begitu." "Tuan?" Matthew terlihat kaget. Hanna pun juga terkejut sampai bertanya, "Memberikan satu ruangan untuk mereka, Tuan Jack? Apa Anda yakin?"
1012.2K viewsCompletedAdded to Library 244 Times as make room
Read
+Library
SKANDAL PEWARIS CULUN

SKANDAL PEWARIS CULUN

“Kenapa jauh sekali?” “Maaf,Bu Misha. Hanya ini kamar yang tersedia sebagai ganti kompensasi. Apakah Ibu Misha bersedia?” “Kalau kamu tidak mau, biar aku saja yang ambil,” ucap Saras. “Enak saja!” Tolaknya. Misha tersenyum pada resepsionis. “Akan saya terima. Daripada saya harus tidur di luar.” Joshua berdecak,kelihatannya nampak kesal dengan hal itu.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as make room
Read
+Library
Magang Di Pelukan CEO

Magang Di Pelukan CEO

jawab Shaquelle, “Kalau tim enggak fit, yang malu perusahaan.” Front desk staff memanggil satu per satu. “Miss Mira … Room 1807.” “Mr. Reza … Room 1806.” “Miss Rika … Room 1804.” Rika tampak meneliti sekitar. “Kok sepi banget? Kita doang yang satu lantai?” “Gue sengaja pilih wing paling tenang,” jawab Shaquelle cepat. “Supaya kalau ada yang mau latihan presentasi, bisa fokus.”
1039.6K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as make room
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status