Ketika Adikku Inginkan Suamiku
Sekarang, meski banyak beban pikiran, yang penting ada Malaku yang jelita, pelipur lara, pencipta bahagia, pelepas dahaga.
Aku akan jauh lebih menderita, bila hidup tanpa cintanya. Apalagi kini, Malaku sudah bisa menerimaku seutuhnya, cinta yang dia berikan juga bukan dusta apalagi sandiwara seperti awalnya. Mala, cintaku padamu, tak berbatas Sayang …. Tak peduli semua derita dan kepelikan ini, akan kuhadapi segalanya asal kau tetap ada.
Ok, aku harus tetap semangat. Kalau tak mau kehilangan Mala, maka aku harus tetap semangat.
Hot Chapters