Membuat Suami dan Mertua Menyesal
Akhirnya pekerjaanku selesai juga, tubuhku benar-benar terasa lemas mengerjakan semua itu, aku pun duduk di kursi makan, sembari menuangkan air ke dalam gelas lebih baik aku istirahat.
"Eh, eh enak ya santai-santai, cepatan masak! Mama sama Mita sudah lapar," ketus Mama saat aku baru saja duduk untuk istirahat.
"Tapi, Ma. Aku masih capek," sanggahku dengan peluh yang masih bercucuran.
"Gak ada capek-capekan, kamu mau Mama sama Mita mati kelaparan," ucap Mama asal.
"Sebentar saja ya, Ma," ucapku memelas.