Ada sesuatu yang tragis tentang bagaimana Muichiro Tokito mengorbankan dirinya dalam pertarungan melawan Kokushibo. Dari semua karakter di 'Demon Slayer', dia salah satu yang paling menyentuh karena usianya yang masih sangat muda. Awalnya, dia bahkan tidak ingat masa lalunya sendiri, tapi justru itu yang membuat pengorbanannya lebih berarti. Dia akhirnya menemukan kembali identitasnya tepat sebelum menghembuskan napas terakhir, menyadari bahwa melindungi orang lain adalah tujuan sejatinya.
Pertarungan melawan Upper Moon 1 itu benar-benar epik, tapi juga menghancurkan. Meski sudah mencapai bentuk mistik, tubuhnya tidak cukup kuat menahan luka fatal yang diterimanya. Adegan ketika dia tersenyum sambil mengucapkan selamat tinggal kepada Genya dan Sanemi benar-benar membuat air mata mengalir. Itu menunjukkan kedewasaannya yang tumbuh dalam waktu singkat.