Ayah & Bunda, Ayo Baikan!
ucap Aziel, aku dan Sofia terbahak mendengar perkataannya.
"Nyebelin banget sih! Acha kan cuma mau deket sama Aziel."
"Tapi aku gak mau deket sama kamu," tukas Aziel. Sontak aku langsung membekap mulut ceplas-ceplos bocil ini. "El gak boleh ngomong gitu, ga baik! nanti Acha hatinya sakit, Bunda selalu bilang apa coba?"
"Ga boleh mengatakan hal yang dapat melukai teman, apa lagi teman perempuan," ucap Aziel, mengulang kalimat nasehat yang hampir setiap hari selalu aku ucapkan padanya.