Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Masak Daging Misterius

Masak Daging Misterius

Pria yang hanya mengenakan stelan santai mengenakan kaos putih celana cardinal itu berdiri dan sedikit membungkuk lalu mengucapkan sapaan paling sederhana yang ada dalam kamus bahasa Satya. "Ya ampun!" Mama Ami dibuat kesal dengan sapaan putranya yang hanya menyapa mereka dengan begitu santai. "Maaf ya, Satya memang begitu cara menyapanya. He ... Ayok, ayok! Dicobain dong." Terhidang beberapa menu hidangan makan malam dengan begitu rapi di atas piring saji antik milih Mama Ami. "Cobain nih, beep stick buatan mama, uh gak kalah jauh sama punya restauran. Terus ini, nih ... ada pasta, bosa, sama caviar. Ayok. Ah."
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai mampus kau
Baca
+Pustaka
MAWAR

MAWAR

"Kau masak apa? Aku lapar," Aku melihat dia menyunggingkan senyumnya. "Aku masak oreg kangkung, sayur asem dan bakwan jagung," Aku mengerutkan kening."Apa?" Tanyaku heran, aku hanya tahu bakwan jagung saja, karena Mamaku pernah membuat itu. Mawar juga mengerutkan keningnya dan berkata, "Jangan bilang kau tidak pernah memakan makanan ini ya?"
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 188 kali sebagai mampus kau
Baca
+Pustaka
KASIH SAYANG PARA WANITA SOSIALITA

KASIH SAYANG PARA WANITA SOSIALITA

Dari mulut-mulut para pasukan iblis itu tak henti-hentinya memekik dan berseru, “Waaow! Waaaow! Muantaap!” Selaksa kebahagiaan yang berikan oleh Kulman, pemuda yang memiliki punggung udang itu itu, membuat Ambar benar-benar makin bi-nal dan brutal. Caira bi**hinya makin banyak sampai sebagiannya meluber. Bagian kebanggaan Kulman seperti sedang meng-ob*k-ob*k di kedalaman raganya, menembus bagian yang tak mungkin mampu ditembus oleh perkakas misuanya.
106.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 184 kali sebagai mampus kau
Baca
+Pustaka
Istri Manis Om Yuda

Istri Manis Om Yuda

Kok malem-malem di luar? Enggak takut diculik kucing garong?" tanya Kayla sambil tersenyum mulai mengelus kepala kucing persia putih yang mulai mendengkur manja. Kayla yang merasa gemas pada akhirnya memeluk kucing itu. Namun, tiba-tiba, suara seseorang memecah keheningan. "Mona, kamu di mana? Duh jangan ngambek dan kabur dong! Kamu enggak usah diet lagi, asal balik sini
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai mampus kau
Baca
+Pustaka
21 Days in Sukabumi

21 Days in Sukabumi

Konon katanya, di Bale Kamang sering terdengar suara alunan musik gamelan dan nyanyian. Jika terdengar suara musik dan nyanyian, penunggu di sana sedang melakukan pesta pora dan akan terdapat banyak ikan. Karena sungainya lumayan besar, sehingga banyak sekali orang yang memancing di sana. Ikan yang menjadi popularitas di sana tak lain adalah ikan regis. Ukuran ikan regis cukup kecil, tetapi banyak orang yang menyukainya sebab rasanya yang begitu gurih dan lezat.
9.810.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 236 kali sebagai mampus kau
Baca
+Pustaka
Antara Kau, Aku & Papimu

Antara Kau, Aku & Papimu

Herlambang yang sudah selama dua minggu tidak merasakan manisnya madu milik Elena pun, jakunnya turun naik menahan hasrat yang bergejolak. “Tapi.., Om.., Elena nggak berani buat kopi.., takut muntah. Tadi Lena minta mama buatkan kacang ijo. Om makan kacang ijo aja yaa.., juga kan ada kuahnya juga,” tawar Elena tersenyum manis.
9.780.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai mampus kau
Tampilkan Ulasan (24)
Baca
+Pustaka
Parikesit70
Terima Kasih untuk Pembaca Setia Parikesit70 yang udah ikut sampai ke sini.. Terharu... dan sulit utk diungkapkan dgn kata-kata. Apalah arti cerita ini tanpa dukungan dari kakak semua Love You All Sekebon yaa.........️...... ...️LOVE...LOVE...LOVE...️
Pepermints
duh baru bisa baca kak, kemaren sakit dan harus dikurangi hpnya .......padahal udah kangen bgt sama erlangga........ love love pokoknya.. maksih ya kak.. semangat terus nulisnya.. jangan lupa istrhat.. .........
Baca Semua Ulasan
Aku Mbabu, Kau Hadirkan Madu

Aku Mbabu, Kau Hadirkan Madu

Sontak Mas Eko salah tingkah, ibu pun gegas berdiri menghampiri kami. "Eh, menantu Ibu sudah pulang, itu Mbok mau dibantu masak enggak mau, ya sudah Ibu tinggal saja. Fia juga enggak mau digendong Ibu," ucap ibu tanpa kutanya. "Mbok, sudah enggak usah dilanjutkan masaknya ini siapin aja aku beli lauk matang. Siniin Fia, biar aku gendong!" Mbok Wati cekatan mengambil lauk ditanganku dan memindahkan ke wadah. Tidak memakan waktu lama karena aku hanya membeli bebek goreng Hj Slamet yang terkenal enak di kotaku.
7.724.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 939 kali sebagai mampus kau
Baca
+Pustaka
Dimanja Nyonya Dan Nona Muda

Dimanja Nyonya Dan Nona Muda

Juned berjalan di tengah, sementara Ratna dan Maudy mengapitnya di kiri dan kanan, masing-masing menggandeng lengan pria itu seolah takut kehilangan jejak di tengah kerumunan. ​Mereka berhenti di sebuah lapak yang memajang ikan kakap merah dengan mata yang masih bening. Juned membungkuk, menekan perut ikan itu dengan jempolnya untuk memastikan kesegarannya, sementara Maudy sibuk menunjuk-nunjuk kepiting bakau yang masih bergerak di dalam wadah plastik. ​"Mas, yang ini Mas! Capitnya besar banget, pasti dagingnya manis," seru Maudy dengan wajah penuh antusias.
9.9223.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.6K kali sebagai mampus kau
Baca
+Pustaka
GADIS YANG MENGGODA

GADIS YANG MENGGODA

Menu yang dimasak Marni kali ini adalah menu yang berbeda kali ini Marni memasak cah kangkuh seafood dengan campuran udang di dalamnya serta ikan gurame asam manis. "Nona Marni aku jadi tak enak jika terus-terusan kamu masakkan enak seperti ini," ucap Arsen. "Ini uang yang kamu berikan kamu berhak mendapatkan makanan enak untuk kamu santap bukan?" tanya Marni sambil menyendokkan nasi untuk Arsen. "Aku bisa mengambil sendiri kamu tidak usah repot nona Marni," jawab Arsen yang tak enak hati.
1013.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 457 kali sebagai mampus kau
Baca
+Pustaka
Bukan Pilihan Suami, Tapi Jadi Idaman Presdir

Bukan Pilihan Suami, Tapi Jadi Idaman Presdir

lanjut Anya dengan antusias, “Mami tahu ikan paling kuat?” tanyanya. Elara berpikir sejenak, belum sempat menjawab— “Paus?” sela Amanda tiba-tiba. Ia juga tidak mau kalah dari Elara. Anya langsung menoleh, menatap Amanda dengan kening berkerut. “Paus bukan ikan, Tante Amanda,” katanya polos. “Paus mamalia yang bernapas dengan paru-paru.”
1049.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai mampus kau
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status