Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dosen Pembimbing Itu Suamiku!

Dosen Pembimbing Itu Suamiku!

“Aku mau lagi, rasanya tidak sepahit hati dan kehidupan aku.” Tangan Daniel menahan lengan perempuan yang ada di depannya, benar-benar tidak bagus. Bagaimana bisa Ana meminum begitu banyak wine padahal sebelumnya tidak pernah. “Kenapa kamu melarang aku lagi!! Kamu ini siapa? Memangnya kamu ibuku?!”dengus Ana kesal. “Sudah cukup! Kamu sudah mengkonsumsi minuman ini. Kamu akan menjadi gila sebentar lagi,”ungkap Daniel.
1026.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 747 kali sebagai man ana man ana
Tampilkan Ulasan (5)
Baca
+Pustaka
Skyworld 04
Heyy Hooo semuanya!! Terima kasih untuk semuanya yang sudah mampir dan baca cerita aku. Saat ini aku juga masih belajar dan akan terus belajar, saran dan kritik kalian selalu aku baca buat jadi pembelajaran aku. (⁠✷⁠‿⁠✷⁠) Nantikan dan baca karya aku yang lain ya... Luv Sky ...️ ...️(⁠◍⁠•⁠ᴗ⁠•⁠◍⁠)⁠...
rhialaisouw72
suka jalan ceritanya bagus. hanya saja sedikit masukan utk penulis,mohon bahasa kata perkatanya lebih diperjelas lagi menggunakan bahasa indonesia yang baik dan benar. karena ada beberapa bahasa yg sepertinya tidak nyambung dan tidak dipahami. terimakasih
Baca Semua Ulasan
Ayah Mana?

Ayah Mana?

ucap wanita itu. “Duduklah, Nona Salaman.” Ariana duduk berhadapan dengan David. Wanita itu tersenyum. Dari wajahnya terlihat dia masih begitu sangat muda. “Saya senang mendengar anda ingin bekerja sama dengan kami. Saya kebetulan sudah sangat lama ingin berkecimpung dalam bisnis furniture,” ungkap Ariana.
1023.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 474 kali sebagai man ana man ana
Baca
+Pustaka
TUMBAL UNTUK MADUKU

TUMBAL UNTUK MADUKU

teriak Alana dengan suara seraknya. Alana tampak sangat ketakutan, saat dia tidak melihat sosok Ayana di sana. "Aku akan menuntut balas kepadamu, Alana. Aku akan membuatmu tidak akan pernah bisa melupakan seumur hidupmu," ucap Ayana dengan ntertawa melengking seperti kuntilanak. Alana tampak menggelengkan kepalanya dan tak lama kemudian dia pun berusaha keluar dari kamarnya.
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 185 kali sebagai man ana man ana
Baca
+Pustaka
Angel Meets Her Man

Angel Meets Her Man

Angel pun menyanggupi ajakan sahabatnya itu. Setibanya di kafe, Angel celingak-celinguk mencari keberadaan Manda. “Angel, aku di sini!” sahut Manda. Angel segera menghampiri sahabat cantiknya itu. “Oh My God, Manda, udah lama banget kita nggak ketemu. Kangen banget deh sama kamu.” Angel memeluk Manda dengan eratnya.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai man ana man ana
Baca
+Pustaka
23.14

23.14

Tanyanya yang terdengar ambigu. "Lama dong, kenapa? Mau sama gue, Lo?" Orang itu menatap Ana menjijikkan. "Oh, lama?" Gumam Ana. KRAK! Ana menginjak lengan orang itu hingga patah, dan itu yang membuatnya tersenyum senang saat mendengar suara tulang yang patah. Beda lagi dengan orang dibawahnya itu, orang itu meringis kesakitan saat tangannya dipatahkan. "ANJING! GILA, LO BANGSAT! TANGAN GUE!" Pekiknya.
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 244 kali sebagai man ana man ana
Baca
+Pustaka
Pria milik 'ARANA'

Pria milik 'ARANA'

Aura wanita itu terlalu kuat, dia selalu saja bisa menebak apa yang sedang terjadi di sekitarnya dalam sekali lihat. "ANA..." Helena memanggil lagi, kali ini lebih tegas. Ana menunduk dalam, jari-jarinya saling bertautan erat. "Iya," bisiknya pelan, namun cukup jelas untuk meruntuhkan keheningan.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai man ana man ana
Baca
+Pustaka
Setelah 17 Tahun

Setelah 17 Tahun

Ana duduk didekat Manda yang terlihat sedang menangis. “Iya aku baik-baik saja.”Manda mengusap air matanya dan tidak mau terlihat lemah di depan temannya. “Lalu kenapa kamu menangis sesegukan seperti itu?”Ana masih penasaran. “Apa aku harus mengatakan kepadamu. Apakah harus privasi aku bilang ke kamu. Memang kamu siapa? Kamu tidak takut betapa sakitnya aku.”Manda berdiri dan memarahi Ana.
107.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 229 kali sebagai man ana man ana
Baca
+Pustaka
PERJANJIAN ALANA

PERJANJIAN ALANA

Alana menyembunyikan senyum, keponakannya kenapa semakin hari, semakin lucu dan mudah memahami setiap perkataan orang tuanya. "Bang, aku pamit, ya. Oh, iya titip salam buat Kak Erin kalau nanti dia bangun. Besok aku balik lagi ke sini." Pamit Alana. Seketika, Andre tersadar sesuatu. Ia pun langsung kembali bersuara. "Datang sama siapa ke sini?" Alana menghentikan langkah. "Sendiri." "Shahin mana?" "Tahu." Jawabnya acuh.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai man ana man ana
Baca
+Pustaka
Cinta karena benci

Cinta karena benci

ucap Ana yang baru saja datang dari kamar mandi, seraya menundukkan kepala. “Perkenalkan ini Ana, Adik saya,” ucap Rafan memperkenalkan Ana yang kini tengah berada di sampingnya. “An...,” ucap Ana menggantung selepas mengangkat wajahnya. Manik mata Ana kini menatap lekat lelaki di hadapannya. Buliran likuid mulai hadir di pelupuk matanya. “Anabella,” ucap Sean yang masih setia menatap manik hitam milik Ana.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai man ana man ana
Baca
+Pustaka
PAMANKU SUAMIKU

PAMANKU SUAMIKU

Panik dengan kecemasan berlebihan adalah hal yang nyaris selalu diperlihatkan Amira. ''Kak Amira, kakak tidak boleh terus seperti ini. Kakak sekarang tidak sendirian, ada aku juga... Yah, meski pun keadaanku tidak jauh berbeda dengan kakak. Tapi, kak... kalau kakak bisa melawan rasa takut kakak... mungkin ada harapan bagi kita berdua...'' ''Kamu tahu apa?!'' sahut Amira memekik dengan suara berbisik yang bergetar, ''Wanita itu iblis, dia bukan manusia!''
6.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 149 kali sebagai man ana man ana
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status