LOVELY MAN
Lampu kamar padam, hanya sinar lampu dan cahaya bulan yang membias dari luar menjadi sumber cahaya.
Mata Bhara sayu, redup, ditatapnya tubuh molek Maya yang terbaring tak sadarkan diri di atas tempat tidur empuknya.
Sejenak akal sehatnya menolak, Jangan lakukan, Bhar ... kalau kamu lakukan, kamu pengecut, kamu mengambil apa yang bukan hak kamu. Tapi sedetik kemudian, setan dalam hatinya melawan, Kamu harus lakukan ini, Bhar! Cewek ini harus tau dia lagi main-main sama siapa! Kamu jangan bego! Lagian, ini hak kamu ... toh, dia waktu itu juga mau menyerahkannya ke kamu kan? Cepat lakukan, dan genggam dia selamanya di dalam tangan kamu!
Hot Chapters