Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius
Wira menaruh kembali makanan-makanan itu ke meja dan bertanya, “Apa meja ini lebih berharga dari persahabatan aku dan Kak Putro?”
Sekarang, pabrik kelima sudah bisa memproduksi kaca dengan semakin cepat. Jadi, kaca tidak termasuk benda berharga yang langka. Jika memang rusak, Wira tinggal menggantinya dengan yang baru.
“Hahaha! Wira, aku suka banget sama sifatmu ini! Berhubung kamu sudah bilang begitu, aku akan menggunakannya dengan tenang!” Putro berjalan mendekat, lalu langsung duduk di samping meja dan menaruh gelas araknya di atas meja kaca. Namun, gerakannya tetap sangat berhati-hati.
Hot Chapters