Bosku, Mantanku!
tanyanya memastikan lagi.
“Iya, Pak,” jawabku.
“Ya sudah. Kalo gitu saya pesen menu cepatnya aja, ya, Mas.”
Setelah bertransaksi dengan karyawan McD, Pak Mahesa menepikan mobilnya untuk menunggu pesanannya selesai disiapkan. Seperti biasa, kami hanya diam-diaman sepanjang menunggu pesanannya datang. Hingga beberapa menit kemudian, seorang pramuniaga mengetuk kaca mobil dan menyerahkan pesanannya. Aku menyipit curiga ketika pesanan yang datang terlihat agak banyak untuk porsi satu orang.