Ternyata Bosku Mantanku
“Ya, kamu bisa menghubungi pembantumu. Gunakan jaringan wifi, kalau jaringan seluler nggak bisa digunakan.”
“Terima kasih, Bara.” Bintang memutuskan untuk menghubungi Mbok Inem, pembantunya yang sudah seperti keluarga. Dengan tangan bergetar, dia menekan nomor telepon Mbok Inem. Setelah beberapa deringan, suara lembut Mbok Inem terdengar di ujung telepon.
“Selamat malam, Bu Bintang,” jawab Mbok Inem, suaranya tenang meski di luar sana hujan mengguyur tanpa ampun.
Hot Chapters