MERTUAKU MISKIN
Mereka merengek bak anak kecil, membuatku menggelengkan kepala, benar-benar mengerikan ya makhluk di kampung Cibungur ini.
“Ah, kalung perak kali.” Si Ibu julid ikut masuk ke dalam sambil berkata demikian.
“Emas kok, Teh. Kemarin Bu Mayang cerita pas kami arisan. Bu Tuti sih absen, jadi nggak dengar Bu Mayang cerita.” Oh, jadi nama wanita julid binti menyebalkan itu, Tuti.
“Boleh lihat ya, Teh Zainab? Kami penasaran soalnya,” kata wanita itu lagi. Ibu menatapku kembali, aku hanya mengangguk.
ตอนยอดนิยม