Kapan Kamu Menyentuhku?
Tika masih cemberut, padahal hatinya saat ini tengah berbunga-bunga dengan panggilan sayang yang Dika ucapkan.
Gadis itu masih penasaran dengan khasiat jampe Mirna. Apakah bisa membuat Dika bucin berat seperti kerbau dicucuk hidung?
"Jadinya kapan?" tanya Tika lagi.
"Sabar, saya makan aja belom selesai, kamu ajak saya bicara terus, tunggu ya, Tika." Dengan wajah semakin cemberut, Tika bangun dari duduknya dan berlalu dari sana. Ia masuk ke dalam kamar karena kesal, jampe Mirna tidak bisa membuat kekasihnya jadi lelaki penurut. Dika hanya menghela napas, lalu ia melanjutkan makan malamnya hingga habis, walau rasanya hambar. Ada apa dengan masakan Tika? Sejak ia masuk lagi bekerja, tidak ada s