Pengantin Dadakan
Oke, ini masih bisa diterima dengan akal sehat.
“Ada yang kurang Dek selama di sini?” Kapan dialog ini berakhir tolong.
Tidakkah dua orang tua ini mengerti ada jomlo kesepian tegak berdiri menanti kepastian datang?
“Ndak ada, Mas. Terus, Mas ngapain bawa payung segala ke sini. Hari ndak hujan loh?”
“Buat jaga-jaga, siapa tahu salju turun, Dek.” Pak, udah, Pak, udah. Masuk mobil aja langsung pulang. Sempat aku lirik le minerale, dia juga lagi nahan senyum.
Hot Chapters