KUTUKAN LELUHUR
“Ah huhujanan (hujan-hujanan) aja Mang Yayat, tanggung udah basah kuyup gitu, gak perlu daun pisang, jadi kan nanti kayak india-indiaan menari di bawah hujan.”
“Tuh buat tutup air lahang minta kresek aja ama si Ibu, jadi air hujan gak ngerembes masuk dan gak tercampur sama air lahangnya,” Kata Mas Parto sambil tertawa.
“Dah ah, yuk Bu, Mat, Sep, semuanya, pamit dulu, iki si sayang (ini si sayang) sudah menungguku di rumah,” Kata Mas Parto yang pamit kepada kita semua sambil menutupi tubuhnya dengan daun pisang sebagai pengganti payung pada sore itu.
Hot Chapters