MEMBUNGKAM MULUT IBU TIRI
Kalimat itu sedikit banyak mengganggu pikiran, tapi akumasih yakin bahwa mereka ingin menguasai semua milikku.
“Mungkin mereka enggak punya keberanian buat merebut, Ma!Jadi mereka menyerah, pasrah! Mereka pecundang!”
“Astaghfirulloh, Lintang! Kenapa kamu bisa berkata sepertiitu? Mama tak pernah mengajarimu berburuk sangka, apalagi sama keluargasendiri!”
Kali ini suara Mama terdengar bergetar penuh penekanan.Sorot matanya sendu, seolah sedih dengan apa yang kulakukan.
Bab Populer