Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

“Hari ini tidak ada. Tapi kamu masih mencoba hidup di dalamnya.” Aaron mengerutkan kening. “Maksud lo apa?” “Kalender dunia sudah melompati hari ini,” lanjutnya dengan nada datar. “Tanggal dua belas telah dihapus. Tidak ada kenangan, tidak ada catatan. Hari ini… hanya ruang sisa dari sejarah yang ditolak.”
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai maybe not today maybe not tomorrow
Baca
+Pustaka
Test Book

Test Book

Penapika12268
Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai maybe not today maybe not tomorrow
Baca
+Pustaka
Tina
cerita yg sangat luar biasa. Selamat Thor, terima kasih utk karyamu yg luar biasa ini. Mulai dari zaman modern hingga ke zaman baheula eropah, aku sungguh menikmatinya seakan aku di bawa masuk ke dalam alurnya. aku bahkan merasa aku adalah Bella. I Miss U Milady, oh thor, menusuk hingga ke jantung.
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Jangan Pegang, Coach

Jangan Pegang, Coach

Membayangkan berada dalam pelukannya lagi, merasakan tangannya di tubuhnya, bibirnya. "Tomorrow?" ucap Mey dengan suara berbisik. "Tomorrow. Gym tutup jam 10. Come at 10:30." "Oke." "Mey?" "Hmm?" "I missed you. So fucking much." Ada sensasi hangat di hatinya. "I missed you too." ---
1013.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 286 kali sebagai maybe not today maybe not tomorrow
Baca
+Pustaka
(Not) One Night

(Not) One Night

"OM! BANGUN!" Teriakan Zara yang terdengar lagi menyadarkan Alan. Dia beranjak turun dari ranjang dan berjalan mendekati pintu kamarnya. Alan membukanya sedikit, menatap Zara yang sudah berdiri di depan pintu kamarnya. "Ada apa?" Alan bertanya dengan suara serak khas orang yang baru bangun tidur. "Ini hari Senin loh. Gak pergi kerja kah?" Zara bertanya. Kening Alan berkerut mendengar itu. Ah, dia lupa kalau sekarang adalah hari kerja lagi.
1.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai maybe not today maybe not tomorrow
Baca
+Pustaka
DATE ME PLEASE!

DATE ME PLEASE!

“baiklah, mr.morris sebelum anda memarahi saya, saya ingin mengucapkan kata maaf bahwa saya belum mempunyai uang untuk saat ini dan jika saya menghubungi orang tua saya untuk meminta uang maka saya akan dibuang dari keluarga jadi saya mohon untuk memberi saya waktu akhir bulan ini.” mr.morris hanya menatapku datar, lalu dia berdecih pelan, "jika akhir bulan kau tidak membayarnya maka kau harus angkat kaki dari sini." ucapnya dingin lalu berbalik pergi. ~~~
747 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai maybe not today maybe not tomorrow
Baca
+Pustaka
Masa Lalu Yang Belum Usai

Masa Lalu Yang Belum Usai

“Kenapa? Kan besok rencananya dimulai. Ya berarti hari ini udah harus fix dia bisa, Ay.” Kali ini wanita itu menghela napas berat. Mengutarakan sesuatu yang tidak dipikirkan oleh suaminya kala mereka membicarakan tentang rencana yang akan dijalankan rasanya sulit, takut laki-laki itu tak paham, sementara kesabarannya saat ini sudah sangat tipis. “Rencananya, kan, yang datang duluan aku terus Iyan. Otomatis harusnya sekarang dia yang udah fix buat ketemu sama aku. Tapi aku nggak tahu dia di mana sekarang. Gimana kalau lagi di Jakarta dan nyatanya dia nggak bisa dateng besok?” Arhan di seberang telepon terdiam sampai membuat Namira mengecek teleponnya yang ternyata masih terhubung. “Mas,” pang
5.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 199 kali sebagai maybe not today maybe not tomorrow
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status