Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Love of My Life

Love of My Life

Khas remaja kekinian sekali bukan? "Oh--eh itu... itu... sebenernya Ziva lagi mau nyanyi, Mas," jawab Ziva tergagap-gagap. Untung Mbak Puput kayaknya nggak ngeh dengan ucapannya barusan tentang pacarnya. Kalau tidak, pasti bakalan dibejek-bejeklah ia. Untungnya Si Mbak sedang tidak fokus. Kayak orang lagi banyak pikiran gitu. "Mau nyanyi? Nyanyi lagu apa coba?" desak Lautan sambil menahan senyum. Bocah ini mendadak salah tingkah sampai mukanya menjadi semerah tomat masak.
9.921.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 799 kali sebagai mbak nyanyi
Baca
+Pustaka
Antara Cinta dan Luka

Antara Cinta dan Luka

Panggung berputar pelan, piano Steinway di tengah. Naya buka verse—suara matang, tangan di dada. “Dari Senayan ke Ubud… hujan bawa kami pulang…” Maya harmoni—gitar akustik, suara lembut. “Dari panti ke panggung… Mama denger kami nyanyi…” Lara bridge—lompat kecil, suara jernih. “Tiga suara jadi satu… Grammy denger kami nyanyi…”
920 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai mbak nyanyi
Baca
+Pustaka
Balada Asmara Biduan Dangdut

Balada Asmara Biduan Dangdut

“Di sana sudah ada panggung kecil dengan bermaca-macam alat musik. Silakan kalian memainkan lagu apa saja buat menghibur kami, ya. Tidak harus lagu dangdut kok. Boleh juga POP, Blues, Jazz, Rock, atau apa saja yang bisa kalian mainkan. Yang penting sajikan skill terbaik kalian buat kami, ya.” Kami bertiga mengangguk. Kang Bambang langsung mengambil posisi siap di balik kendang. Aku di balik organ. Dan Dewik mengambil microphone. Kemdian sebagai lagu pertama, seperti biasa, kamimenyanyikan lagu andalan Mbak Inul Darista. Yang menarik, mereka semua langsung menikmati penampilan kami.
1010.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 240 kali sebagai mbak nyanyi
Tampilkan Ulasan (13)
Baca
+Pustaka
ms huang
hi kk...aku datang dukung kmu dgn ksi 5* biar cpt nyala bintangnya yaa... yukkk intip ceritaku juga kk. judulnya KEKASIH BRENGSEKKU ...uda msuk bab 18...cerita ttg hubungan toxic, dijamin seru! makasi y kk ...
liza sarah
cerita yg unik. gk tau kisah nyata ato gk, tp ngalir alami gt jln ceritanya. gk bnyk2 drama buatan buat seru cerita. sukaaaaak.... lucu, seger ceritanya. pesan moralnya jg dpt. ya ampuuuun setelah tamat ceritanya br berasa kehilangan. keren lah, gk bosen bacanya.
Baca Semua Ulasan
Makin Lama Makin Asyik

Makin Lama Makin Asyik

Di usianya yang masih murni, Abas hanya mengutarakan fakta apa adanya. Bhaskoro pun tidak bisa menampik. Wanita yang sekilas memiliki kemiripan visual dengan penyanyi Raisa itu memang memancarkan aura keanggunan berwibawa yang luar biasa kuat—sesuatu yang mampu meruntuhkan benteng pertahanan pria mana pun.
1021.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 855 kali sebagai mbak nyanyi
Baca
+Pustaka
Anak Untuk Maduku

Anak Untuk Maduku

"Tapi mbak...." ***
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai mbak nyanyi
Baca
+Pustaka
ROSALINE (GADIS MAWAR)

ROSALINE (GADIS MAWAR)

ucap wanita itu. Angin berhembus kencang, membuat suara bising daun bergesekkan. Bahkan gubug pun turut bergoyang. Kencangnya angin, tak menggentarkan wanita yang bernama Mbok Mar itu. Kidung rumekso ing wengi di nyanyikan dengan sepenuh hati. Kesedihan, makna itu yang terkandung dalam kidung yang dinyanyikan Mbok Mar itu.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai mbak nyanyi
Baca
+Pustaka
Simfoni Temaram Takdir

Simfoni Temaram Takdir

Paling tidak, dia tidak perlu pusing memikirkan hutang listrik bulan ini. Samar-samar dia mendengar Mbak Wati sedang menyenandungkan sebuah lagu lawas. 🎶Malam Minggu malam yang panjang 🎶Malam yang asyik buat pacaran 🎶Pacar baru, baru kenalan 🎶Kenal di jalan Jendral Soedirman ('Sedap Betul', by Jamal Mirdad) "Mbak Wati, ni aku bayar iuran listriknya."
105.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 155 kali sebagai mbak nyanyi
Baca
+Pustaka
Well, Hello Again, Mr. CEO!

Well, Hello Again, Mr. CEO!

"Ini tentang kebanggaan tim! Dan kita butuh seseorang dengan suara yang benar-benar bisa diandalkan!" "Bapak terlalu melebih-lebihkan," Mauryn menghela napas. "Suara siapa pun pasti cukup bagus buat acara santai kayak gini." "Nggak, nggak!" Nadine menyela dengan semangat. "Suara kita semua nggak ada yang sebagus punya Mbak! Saya kalo nyanyi lebih mirip ayam tercekik!" Bima tertawa. "Kalau saya lebih mirip radio rusak! Kalo kita benar-benar pengen menang, satu-satunya harapan kita ya Mbak Mauryn."
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai mbak nyanyi
Baca
+Pustaka
Sugar Baby Sang Pemuas Nafsu

Sugar Baby Sang Pemuas Nafsu

Dia terus berjalan, menaiki anak tangga panggung dengan langkah yang stabil. Ia berdiri di belakang podium, menyesuaikan mikrofon sejenak, sementara ratusan mata menatapnya dengan rasa ingin tahu yang membuncah. Kiara berdiri di sisi panggung, di bawah bayangan pilar, meremas jemarinya yang dingin. “Selamat malam, hadirin sekalian,” suara Julian menggelegar melalui pengeras suara, tenang namun memiliki daya tekan yang luar biasa.
1038.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai mbak nyanyi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status