Balada Asmara Biduan Dangdut
kataku berbohong kemudian duduk di kursi.
“Nah, jadi gimana, Mas Cukir?” Mbak Inul langsung bicara. “Kesempatan ini hanya akan datang satu kali. Jika diterima, akan ada bayaran sangat besar! Saya ulangi, bayarannya sangat besar! Dan, tentu saja popularitas kalian akan lebih meroket lagi, melambung tinggi lagi.”
Seorang pelayan datang menjeda perbincangan kami. Setelah menaruh botol anggur di meja, dia pun pergi.