Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menantu Egois

Menantu Egois

Memang ada yang salah dengan apa yang aku lakukan kok si Mbok ini wajahnya sedikit berubah. "Ya kalau Ibu mengatakan seperti itu jelas Ibu salah."jawabnya tegas. Aku terbelalak mendengar penuturan Mbok Nah. "Tadi kata Mbok. Aku bener jika marah karena Bapak ngasih uang Ibunya? Mbok ini gimana sich! Mbok kok plin-plan!"ucapku dengan nada sedikit tinggi
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai mbok naik
Baca
+Pustaka
Adoration

Adoration

tanya si Mbok dengan nada sedikit meragu. Kana mengangguk dengan wajah tertekan, membuat si Mbok ikut menghela napas berat akan keadaan yang Kana hadapi. “Si Mbok enggak bisa bantu apa-apa. Hanya bisa berdoa. Semoga Bunda dan Tuan Muda Soga diberi kemudahan dan kelancaran. Si Mbok enggak ngerti yang terjadi, tapi si Mboki minta saya yang di atas untuk tunjukki kebenarannya,” jelas si Mbok dengan penuh ketulusan. Raut wajahnya menunjukkan kesedihan.
105.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 168 kali sebagai mbok naik
Baca
+Pustaka
Aku Mbabu, Kau Hadirkan Madu

Aku Mbabu, Kau Hadirkan Madu

kata Mbok seraya menepuk-nepuk dadanya. “Memang apa yang akan Mbok lakukan pada mereka? Sudahlah Mbok, enggak usah diladeni yang ada kita capek sendiri. Bikin emosi nanti yang ada darah tinggi Mbok kambuh loh.” Peringatku. “Tenang aja Bu, kali ini nggak akan buat darah tinggi Mbok kambuh. Malah akan buat Mbok happy,” jawab Mbok lalu nyelonong keluar.
7.724.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 648 kali sebagai mbok naik
Baca
+Pustaka
IBUKU BUKAN BABUMU

IBUKU BUKAN BABUMU

IBUKU BUKAN BABUMU 8 "Kamu mau minjam uang? Ga salah? Kamu baru sebulan kerja disini. Dan hari ini meminjam uang dua puluh juta? Hahaha!" Tawa Pak Joshua menggema. Aku menunduk sambil mengigit bibir. Memang tak ada pantas pantasnya permintaanku.
1029.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 964 kali sebagai mbok naik
Baca
+Pustaka
Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

Padahal awalnya aku lah orang utama sebagai pelaku utama yang mendeklarasikan permainan ini pada Bee demi tercipatnya Room Nakama di Bandung. “BBM naik ngene malah ngguyu ndoo... ndoo,” ucap bapak yang menjual Batagor. Bahasa Jawa yang artinya kurang lebih, “BBM naik begini malah ketawa naak...naak.” “Terkait BBM naik, aku bilek,” ujar Cunnul. “Allah gak akan membebani hambanya di luar kesanggupannya, kan? Kenapa pada panik subsidi dikurangi? Rezeki gak akan ketukar. Kita hanya melihat pohon, bukan keseluruhan hutan. Jika terlalu tinggi melihat ke langit, kota jadi tak bisa melihat sekeliling yang lebat dan penuh buah-buahan segar juga tinggi harganya daripada apa yang terlihat di langit. C
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai mbok naik
Baca
+Pustaka
SUMPAH ISTRIKU MENJELANG AJAL

SUMPAH ISTRIKU MENJELANG AJAL

"Jadi mulai sekarang Mbok Asri harus menurut pada kita." Mama menyodorkan amplop coklat pada Mbok Asri. "A-apa ini, Nyah?" tanya Mbok Asri dengan wajah bingung. "Gaji Mbok Asri saya naikkan lima puluh persen, dan ini bonus untuk Mbok Asri. Mulai sekarang, apapun yang Mbok Asri lihat di rumah ini, bukan urusan Mbok Asri. Mbok Asri cukup bekerja seperti biasanya. Masak, beres-beres."
9.611.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 234 kali sebagai mbok naik
Baca
+Pustaka
Bos di Atas Normal

Bos di Atas Normal

Dia menatap Nolan dengan sengit, tidak peduli dengan kedudukan Nolan sebagai atasannya. “Bosse pikir saya rendahan seperti itu?” Nolan menggeleng, tetapi ekspresinya masih meremehkan. “Kamu mahal. Makanya saya akan membayar kamu mahal. Bagaimana dengan kenaikan gaji lima kali lipat? Apartemen dan uang bulanan yang bisa memenuhi kebutuhan membeli barang-barang branded?”
107.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 146 kali sebagai mbok naik
Baca
+Pustaka
Titip Benih

Titip Benih

Mbok Inah terlihat mengernyitkan dahi mendengar pertanyaanku "Baik, tumben non tanya tentang nak Ahmad?" Aku jadi sedikit salah tingkah mendengar pertanyaan mbok dengan tatapan menyelidik "Gak apa-apa mbok... Menurut mbok kalau aku belikan dia motor bagaimana? karena ku lihat motornya sudah sering mogok jadinya dia sering terlambat datang." "Ya... Menurut mbok sich boleh saja Non belikan dia motor tapi dengan catatan itu sebagai fasilitas kerja dengan non. Jadi jika dia berhenti bekerja motor itu harus dikembalikan."
1030.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai mbok naik
Baca
+Pustaka
His Dark Secrets

His Dark Secrets

Terkadang aku masih berharap bisa mengejarnya lagi, suatu hari nanti, entah kapan. Cak Boby pria yang manis, kulitnya cokelat. Dari logatnya, nampak sekali dia berasal dari Serang. Ia menjadi Kepala sebuah Lembaga Zakat di Malang. Istrinya cantik sekali. Kulitnya putih bening, seperti model, tingginya kira-kira 175 cm. Ia bekerja sebagai marketing Asuransi Syari’ah. Masih satu manajemen dengan Sultan, bedanya Istri Cak Boby di Malang sedangakan Sultan di Kota Batu. Cak Boby lebih pendek dari istrinya kalau dikira-kira Cak Boby itu tingginya 165 cm terpaut 5 cm dengan Sultan. Aku, tentu saja yang paling mungil tinggiku hanya 153 cm.
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai mbok naik
Baca
+Pustaka
KETIKA ART-KU DIPANGGIL MAMA OLEH ANAKKU

KETIKA ART-KU DIPANGGIL MAMA OLEH ANAKKU

"Saya akan menjamin hidup Mbok dan Megan. Mbok tenang saja. Selama semua lancar, semua akan indah. Saya janji, enam bulan ke depan saya akan umrohkan Mbok. Pangkat saya di kantor makin tinggi. Mbok jangan kuatir." "Terimalah, Mbok. Mas Danang tulus sama aku." Megan menambahkan. "Mulai sekarang, Mbok jangan sungkan. Jika butuh apa pun, kasih tahu saja saya. Di rumah, saya memang majikan Mbok tapi di luar, saya menantu Mbok!"
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 186 kali sebagai mbok naik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status