Penggoda Dalam Rumah
Ia mempersilahkan masuk, tentunya sudah ada pria tampan yang selisih satu level denganku.
"Apa kabarnya, Dan? Makin tua aja sekarang!" sapa pria kekar berotot itu.
"Kalau aku tua, apa kabarnya dirimu?" ketus kujawab.
"Ah, bisa aja kamu ini, Dan." Ia memukul pelan lenganku, meski pelan tetap saja terasa sedikit sakit di otot lembekku.
"Halo, Arini junior ... wajah kalian benar-benar mirip Ibumu," puji Bobby sambil mengelus pipi kedua bayiku.
Hot Chapters