Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
KAMAR KEDUA

KAMAR KEDUA

Tiba-tiba …. “Kalau boleh aku mau tambahin taplak meja,” kata Sheza sambil berjongkok, merentangkan kedua tangannya di meja. “Kayaknya aku ada nyimpan taplak bagus untuk meja persegi ini.” Ia mengetukkan jari di permukaan coffee table rendah di depan televisi. “Pasti bakal cocok,” kata Satria singkat. Sheza menoleh. “Iya, kan?
10279.2K viewsOngoingAdded to Library 7.8K Times as meja biasa
Show Reviews (124)
Read
+Library
Sir Archer Smith
Lihat novel ini di peringkat pilihan pembaca dan coba baca. Ternyata ceritanya bagus. Beda dari cerita2 yg lagi gencar dipromosikan. Penulis ngajak pembaca utk jadi lebih cerdas. Penulisnya detil utk setiap adegan termasuk adegan hot yg nggak murahan. Novel berkelas.
Mrs.B
Maaf ya thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Read All Reviews
Sehangat Dekapan Mantan

Sehangat Dekapan Mantan

Lampu kuning hangat menggantung rendah, meja bundar besar di tengah ruangan dipenuhi piring porselen putih, teko teh, dan beberapa hidangan yang bahkan belum tersentuh. Posisi duduk Raya sedikit ke belakang, tepat di antara Jagara dan Baim. Kursinya tidak sejajar dengan meja utama, jelas bukan posisi penting, namun satu hal membuatnya tetap terasa aman.
102.4K viewsCompletedAdded to Library 66 Times as meja biasa
Read
+Library
Cinta Berengseklicious

Cinta Berengseklicious

Ia melihat meja kecil yang dibelikan Rissa itu terpojok di balik jendela kamar barunya. "Ini meja dari Rissa." lirihnya. Ia teringat kalau Rissa membelikan meja untuk dirinya. Meja mungil elegan yang terbuat dari kayu jati furnish dan berkaki besi hitam yang menyerupai huruf V tak runcing itu lebih tepat dikatakan sebagai meja kopi. "Meja kita kembar." kata Rissa suatu malam ketika mereka bertemu di kosan Rissa.
109.6K viewsOngoingAdded to Library 376 Times as meja biasa
Read
+Library
Bos Besar Di Balik Meja Kuliah

Bos Besar Di Balik Meja Kuliah

“Perusahaan bonafit di kota ini bahkan tidak sekaya ini.” Reagan tersenyum tipis seraya mempersilahkan mereka mengisi sofa-sofa di sana. Saat menuju sofa, mereka harus melewati meja kebesaran yang terlihat mewah, Tuan Delanney terkesima dengan area itu sehingga dia menghampiri sejenak untuk sekedar melihat-lihat. “Ini meja kerja yang sangat nyaman,” katanya. Matanya menelisik setiap ornamen pajangan di atas meja, sedetik kemudian dahinya berkerut bingung.
1015.1K viewsCompletedAdded to Library 347 Times as meja biasa
Read
+Library
Magang Di Pelukan CEO

Magang Di Pelukan CEO

Meja-meja modular tertata rapi di sudut ruangan, lengkap dengan monitor tambahan, kursi ergonomis, papan tulis digital, dan bean bag warna biru tua di pojokan. Di sisi kanan, sebuah rak buku sudah terisi beberapa jurnal UX, buku desain partisipatif, dan satu kotak besar berlabel “Stationery – For Team SamaSama”. Bahkan ada satu pojok kecil dengan mesin kopi otomatis dan camilan sehat—semua sengaja disiapkan. Shaquelle menarik napas dalam-dalam. Tangannya menyentuh meja utama yang diletakkan dekat jendela.
1040.4K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as meja biasa
Read
+Library
Bukan Ibu Susu Biasa

Bukan Ibu Susu Biasa

“Aru! Aru! ARUUUU!” Nalini berteriak nyaring ketika tak mendapati satu hidangan pun tersedia di atas meja makan. Wajah bulat wanita paruh baya itu kian meradang begitu tangannya membuka wadah penanak nasi. KOSONG! “Gimana toh perempuan itu!? Malasnya nggak ketulungan! Masa udah jam tujuh pagi belum juga nyiapin sarapan buat Akash!”
103.0K viewsOngoingAdded to Library 103 Times as meja biasa
Read
+Library
Bukan laki-laki biasa

Bukan laki-laki biasa

umpat maji sambil menahan rasa sakit ditubuhnya. “hemmh ray,dimana zack?” Duarr … terdengar suara meja berhamburan.
105.2K viewsOngoingAdded to Library 155 Times as meja biasa
Read
+Library
Frozen in Love

Frozen in Love

Justru yang jadi merasa kian tak nyaman. Ruangan yang mereka datangi itu tidak terlalu luas, tapi ditata dengan akurasi yang pantas mendapat aplaus. Ada sebuah meja tulis dan kursi yang tampak empuk di salah satu sudut. Sebuah sofa two seater dan daybed mengisi kekosongan di dekat pintu masuk, disusun berhadapan. Keduanya berwarna off-white. Bantal kursi bermotif hitam putih menjadi aksen yang menarik. Sebuah meja pendek bundar yang dipenuhi majalah kuliner, melengkapi ruangan itu.
1022.2K viewsCompletedAdded to Library 644 Times as meja biasa
Read
+Library
Jangan Membenci Cinta

Jangan Membenci Cinta

Perpaduan bata merah yang didampingi oleh warna coklat tua kayu jati pada meja dan kursi membuat ruangan ini terlihat senada. Warna hijau tanaman yang disimpan di atas meja dan sisi tembok dijadikan aksen pelengkap dan penghidup ruangan. Sudah ada beberapa teman Akbi di dalam, sama seperti ketika mereka berkumpul di Jakarta, mereka semua saling menyapa dan saling memuji motor satu sama lain. Meskipun Bee di rangkul Akbi dari pelataran parkir hingga duduk di salah satu kursi pada meja kosong, tetap saja Bee merasa tidak berada di dunia yang sama dengan Akbi.
1054.4K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as meja biasa
Read
+Library
Remember Me, BE!

Remember Me, BE!

Dia kesal, tetapi juga merasa nyaman pada saat bersamaan. Diva duduk di kursinya, meletakkan tas tangannya di atas meja di bagian kanan. Mejanya tidak terlalu besar, bentuknya segiempat sedikit memanjang. Besok dia akan mulai membawa barang-barang untuk mengisi mejanya agar tidak terlihat kosong seperti lapangan sepak bola. Cukup hatinya saja yang kosong, yang lain jangan.
106.0K viewsCompletedAdded to Library 229 Times as meja biasa
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status