Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Membalas Perselingkuhan Suami ASN

Membalas Perselingkuhan Suami ASN

Resepsionis dengan ramahnya langsung memeriksa data yang Hasbi tanyakan pada layar monitor komputer di depannya. "Menurut data di sini, pasien atas nama Sabrina Mecca tengah berada di ruang operasi," jelas resepsionis. "Dimana ruangannya?" "Ruangannya di ujung sana, Pak. Tinggal belik kiri saja," tunjuk resepsionis seraya mengarahkan tangannya. Hasbi manggut-manggut. "Terima kasih," ucapnya.
9.980.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.5K Beses bilang meja pasien
Read
+Library
KAMPUNG HALIMUN

KAMPUNG HALIMUN

Dudung hanya menggelengkan kepalanya, dan tak lama dia melihat salah satu meja counter yang sering dipakai pegawai Puskesmas untuk mendata pasien yang datang dan nantinya di arahkan ke ruangan sesuai dengan keluhannya. “Diannn!” “Diaaaann!” “Ini dulu yang di angkut Dian!” kata Dudung yang berlari ke arah meja tersebut dan menariknya dengan sekuat tenaga ke arah lorong tersebut. Dian yang menoleh ke arah Dudung yang terlihat panik, langsung mendekati Dudung pada saat itu. Dia berlari dan ikut mendorong meja itu dengan sekuat tenaga, meja yang diatasnya banyak sekali berkas-berkas kertas juga satu set komputer untuk mendata pasien itu mereka dorong, bahkan monitor dan keyboard yang ada di atas
9.631.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.2K Beses bilang meja pasien
Ipakita ang mga Review (22)
Read
+Library
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Joy Julia
Sepertinya mending selesaikan Warung Tengah Malam dulu Thor, sudah terlanjur seru, biar bs fokus satu per satu dulu. Kampung Halimun seru jg, tp blm panas. Bakal geregetan kalau disana masih bersambung, disini bersambung
Basahin ang Lahat ng Review
Bukan Pernikahan Kontrak Biasa

Bukan Pernikahan Kontrak Biasa

“Kita mau ke mana?” Kenzo tidak menjawab pertanyaan Kinara. Mereka terdiam saat sampai di meja resepsionis. “Sus, saya mau tanya, apa pasien bernama Baim Nugroho berada di bangsal 12?” tanya kenzo. Kinara hanya diam. Dia menghela napas panjang, karena merasa aneh dengan suaminya. “Eungh … iya, Pak. Pasien atas nama Baim Nugroho berada di sana, ruangannya ada di—“
103.2K viewsOn holdIdinagdag sa Library 102 Beses bilang meja pasien
Read
+Library
ISTRI SEMPURNA DI HIDUP KEDUA

ISTRI SEMPURNA DI HIDUP KEDUA

*** Lampu-lampu lorong rumah sakit terlalu terang untuk suasana hati mereka. Maia sudah terbaring di ranjang IGD, dengan alat monitor menempel di tubuhnya. Juan duduk di sisi ranjang, menggenggam tangan Maia yang dingin. Sedangkan Mike dan Jane berdiri tak jauh, menunggu dalam kecemasan. Seorang dokter wanita paruh baya keluar dari balik tirai membawa clipboard. "Siapa keluarga dekat pasien?"
1028.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.0K Beses bilang meja pasien
Read
+Library
BOS & HIS SECRETARY

BOS & HIS SECRETARY

ujar Vania seraya membuka lebar pintu ruangannya, mempersilakan ketiga orang yang berada di hadapannya itu untuk masuk ke dalam ruangannya. Mendengar hal itu, Benjamin, Adora, dan Fara masuk ke dalam ruangan Vania. Sesampainya mereka di dalam ruangan Vania, sorot mata Adora berpendar ke sepenjuru ruangan, memerhatikan dengan seksama kondisi ruangan yang menjadi ruang periksa Fara hari itu. Di dalam ruangan itu, terdapat satu meja berbahan kayu jati yang terletak di sudut ruangan disertai dengan tiga kursi yang mana satu kursi berdiri di dekat dinding dan satu pasang kursi berada di seberangnya. Rupanya meja itu digunakan Vania untuk berkonsultasi dengan pasiennya mengenai permasalahan mereka
106.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 219 Beses bilang meja pasien
Read
+Library
Dari Menantu Tertindas, Bangkit Jadi Designer Papan Atas

Dari Menantu Tertindas, Bangkit Jadi Designer Papan Atas

Dina menarik napas dalam dan berjalan ke meja pendaftaran. “Nama pasien?” tanya petugas pendaftaran. “Mahesa Pradana,” jawab Dina. “Demam sejak kemarin sore.” Petugas itu mencatat di buku, lalu memberikan nomor antrean. “Silakan tunggu, Bu. Nanti akan dipanggil.” Dina mengangguk dan berjalan ke bangku panjang yang masih kosong. Ia duduk dengan hati-hati, menyesuaikan posisi Esa di pangkuannya.
1.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 30 Beses bilang meja pasien
Read
+Library
Wanita Gendut, Dicerai Suami Dinikahi CEO Tampan

Wanita Gendut, Dicerai Suami Dinikahi CEO Tampan

Sesaat setelah pintu dibuka oleh pelayan wanita yang berdiri di samping pintu, terlihat sebuah ruangan modern dengan peralatan medis canggih dan tempat tidur pasien yang tertata rapi. "Reyfaldi?!" sapa seorang wanita cantik berjas putih yang duduk di balik meja kerja elegannya. "Hai, Tamara," balas Reyfaldi dengan senyum hangat yang jarang terlihat.
1052.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.4K Beses bilang meja pasien
Ipakita ang mga Review (20)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Merisa storia
Hallo readers ... ... Terimakaksih sudah mampir untuk baca ceritaku. Dan, terimakasih juga telah memfollowku dan memberikan dukungan dengan cara memberi vote dan ulasan yang bagus. semoga kalian terhibur dengan ceritanya ......
Basahin ang Lahat ng Review
Gairah Liar Presdir Posesif

Gairah Liar Presdir Posesif

Ada banyak mesin dan tombol di sana, alat penunjang medis yang terlihat canggih dan wah. Mata Ziandra jatuh ke bilik khusus untuk penunggu pasien bisa beristirahat. Bilik tanpa pintu agar tetap bisa mengawasi pasien tanpa halangan. Belum lagi ada ruang menerima tamu, ruang dapur, dan ruang makan. ‘Duh, entah siapa kerabat yang sebaik ini. Besok aku tanya ke mama saja, atau mungkin ke bagian administrasi untuk meminta identitas atau nomor teleponnya. Aku harus berterima kasih padanya.’
1052.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 1.4K Beses bilang meja pasien
Read
+Library
DUKU (DUDA KUAT)

DUKU (DUDA KUAT)

Suasana kamar tenang dan senyap karena hanya ada dua pasien dan dua penunggu saja, sehingga Satria bisa beristirahat dengan tenang. Setelah dari kamar mandi, Bu Mae meneruskan tidurnya. Ia menaruh kepala di atas kedua tangan yang melipat di atas tempat tidur. Namun baru sebentar ia terlelap, suara gaduh ditangkap oleh telinganya. Rasa penasaran membuat Bu Mae mengintip sedikit. Pasien yang di IGD sepertinya sudah naik, batinnya. "Pak Asep, Bu Salma, Pak Jaya, siapa yang sakit?" tanya Bu Mae terheran, karena tiga orang yang tadi mengantar Satria dan dirinya, kembali lagi ke rumah sakit.
9.9177.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 6.2K Beses bilang meja pasien
Ipakita ang mga Review (39)
Read
+Library
iwan bandoenk
𝐥𝐚𝐧𝐣𝐮𝐭 𝐝𝐨𝐧𝐠 𝐬𝐮𝐦𝐩𝐚𝐡 𝐝𝐫 𝐛𝐚𝐧𝐲𝐚𝐤 𝐧𝐨𝐯𝐞𝐥 𝐲𝐠 𝐰 𝐛𝐚𝐜𝐚 𝐜𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚 𝐁𝐚𝐧𝐠𝐒𝐚𝐭 𝐲𝐠 𝐩𝐚𝐥𝐢𝐧𝐠 𝐛𝐢𝐤𝐢𝐧 𝐩𝐞𝐧𝐚𝐬𝐚𝐫𝐚𝐧 𝐬𝐚𝐦𝐚 𝐛𝐢𝐤𝐢𝐧 𝐰 𝐜𝐞𝐧𝐠𝐚𝐫-𝐜𝐞𝐧𝐠𝐢𝐫 𝐬𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢 𝐤𝐲𝐤 𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐠𝐢𝐥𝐚, 𝐬𝐚𝐦𝐩𝐞"𝐝𝐢 𝐤𝐚𝐭𝐚 𝐠𝐢𝐥𝐚 𝐬𝐚𝐦𝐚 𝐰 ......
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Basahin ang Lahat ng Review
Kuminta Talak setelah Suamiku Mendua

Kuminta Talak setelah Suamiku Mendua

balas Marisa sopan. "Ooo kalau begitu masuk saja, Mbak. Nggak kelihatan susternya kalau dari sini. Mejanya ada di sudut kanan itu." Telunjuk pasien itu menunjuk ke sebuah sudut. "O gitu. Baik, Bu, terima kasih banyak untuk informasinya." Setelah mengatakan hal itu, Marisa melangkah masuk dan langsung menuju sudut yang dimaksud oleh pasien tadi. Benar saja, Marisa melihat sebuah meja kursi dengan seorang perawat yang tengah menunduk memeriksa tumpukan berkas pasien.
1087.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.6K Beses bilang meja pasien
Ipakita ang mga Review (24)
Read
+Library
Emde Mallaow
Semoga kelak Marisa dan Irawan bisa membangun kembali mahligai rumah tangga mereka yg sempat karam. Dari bab awalnya saja cerita ini sudah 'nagih'. Bagus ini cerita, bahasanya juga tersusun rapi dengan teknik pengaliran cerita yang begitu lancqr berkesinambungan.
Ardhya Rahma
Halo sahabat-sahabat Marisa. Selamat membaca kisah hidup Marisa, ya. Semoga kalian menyukainya. Mohon dukungannya untuk Marisa dengan memberi ulasan dan bintang 5. Juga vote dan gem. Terima kasih. I love You all .........
Basahin ang Lahat ng Review
PREV
1234569
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status