Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Misi sang Tentara Rahasia

Misi sang Tentara Rahasia

Anggota pasukan Distopia. Dalam seperkian detik itu, Kenn sadar bahwa Nari sedang membukakan jalan untuk mereka. Saat Kenn melihat ke arah sekitar, Kenn melihat ada seseorang menggunakan jubah berwarna putih di arah barat. Orang berjubah itu diam di samping pohon sambil menghadap ke arahnya. Seakan-akan sedang menunggunya. Kenn pun memberitahu kepada seluruh anggotanya untuk berlari ke arah barat. Menyusul orang berjubah putih itu yang ia sangat yakin bahwa orang itu juga bagian dari anggota Distopia.
106.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai melihat sosok berjubah putih
Baca
+Pustaka
HYANG YUDA

HYANG YUDA

Kekuatan banyak orang yang berusaha memadamkan api tidak cukup kuat untuk mengalahkan api itu. Di tengah – tengah tangisan orang – orang, di tengah – tengah teriakan kehilangan dan di tengah – tengah usaha banyak orang, mataku tertuju pada sosok yang berdiri sedikit jauh dari kerumunan orang – orang. Dia mengenakan pakaian yang berbeda dengan kami. Pakaian yang dikenakannya seluruhnya berwarna putih dengan jubah emas yang menyilaukan yang menutupi sebagian wajahnya. Aku memandang heran ke arahnya karena menyadari tidak ada satupun dari orang – orang yang menyadari keberadaannya yang sangat mencolok.
104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai melihat sosok berjubah putih
Baca
+Pustaka
Penguasa Negeri Jin

Penguasa Negeri Jin

Dia berusaha tenang namun tak dapat menahan debar dada- nya ketika di depan sana dia melihat satu bayangan putih berkelebat laksana angin, bergerak sejajar dengan tepian sungai. Tanpa menunggu lebih lama orang di balik semak belukar ini segera melesat keluar. Di lain saat dia telah berada dekat sebuah pohon besar, siap memotong lari orang berjubah putih. Melihat ada orang tak dikenal, berpakaian dan bermuka hitam menghadang jalannya, si jubah putih segera hentikan larinya. Kedua orang itu saling memperhatikan dengan perasaan sama-sama heran.
1031.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai melihat sosok berjubah putih
Baca
+Pustaka
Skandal Cinta Nona Bangsawan

Skandal Cinta Nona Bangsawan

Pria berjubah hitam itu pun menganggukkan kepalanya, lalu mengatakan bahwa dirinya melihat dengan jelas bersama ibu suri agung. Pria berpakaian serba putih itu pun kembali tersenyum bahagia, lalu berjalan mendekati pria berjubah itu, kemudian memintanya untuk tetap menjaga Elios dengan sebaik mungkin dan jangan sampai ada orang lain yang menyentuhnya bakan satu helai rambut pun.
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 155 kali sebagai melihat sosok berjubah putih
Baca
+Pustaka
To The Moon and Back, Only for You

To The Moon and Back, Only for You

Menghilang begitu saja. Kembali memandang sosok di depannya, jiwa itu melihat seseorang berjubah putih dan kedua sayapnya yang besar juga agung, terlihat terbuka lebar di sisinya dan memperlihatkan bulu-bulu yang sangat halus dan memantulkan cahaya yang sangat menyilaukan. Sosok berjubah putih itu melayang-layang di depannya dan tidak lama, sosok itu pun turun dan menyentuh lantai di bawahnya yang tidak kasat mata.
104.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai melihat sosok berjubah putih
Baca
+Pustaka
Iblis Yang Mencintaiku

Iblis Yang Mencintaiku

Sebuah gerbang raksasa terbuka, dan dari sana tampak sosok berjubah putih turun. Juslandier Bloodfallen menyunggingkan senyuman tipis. Rasanya negitu lega, seolah seluruh penderitaannya mendadak menjadi ringan saat melihat siluet makhluk bersayap yang masih terlihat cantik di matanya. "Kakak! Jangan membunuhnya!"
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai melihat sosok berjubah putih
Baca
+Pustaka
Putih Abu-abu

Putih Abu-abu

Sebab, yang kini menjadi pusat pokirannya adalah sesosok gadis yang sudah membersamainya sejak lima bulan lalu itu. Devan memgedarkan pandangan sesampainya di tempat yang diberitahukan Carla. Ia mencari-cari keberadaan gadis itu. Namun, nihil. Tak ada satupun manusia yang ia kenal di sana. Apalagi pemandangan yang mendominasi di tempat itu adalah pemandanga yang kerpakali ia lihat saat menjadi salah satu penghuni gedung putih itu. Devan bergidik ngeri saat kepalanya berputar mengingat dirinya harus mengenakan baju pasien kebesaran yang sama dengan manusia-manusia yang juga tengah membutuhkan pertolongan orang-orang berseragam putih itu. Masih jelas juga terasa saat jarum infus menusuk punggu
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai melihat sosok berjubah putih
Baca
+Pustaka
SUSUK TERATAI PUTIH

SUSUK TERATAI PUTIH

"Jangan pergi ke sana!" Namun, saat Satria akan melangka terdengar suara memanggilnya. Lelaki itu pun membalik badan karena penasaran. Tak butuh waktu lama, mata Satria melotot begitu melihat sosok lelaki memakai jubah putih dan sorban di kepalanya. Lelaki di hadapan Satria memiliki garis wajah yang begitu mirip dengannya. Perbedaannya jika wajah Satria begitu halus, sedangkan lelaki di hadapan Satria memiliki jenggot yang agak panjang. Lelaki di hadapan Satria juga terlihat lebih tua. "Jangan ikuti suara itu! Lebih baik kamu pulang!"
9.750.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai melihat sosok berjubah putih
Baca
+Pustaka
Kasih Putih

Kasih Putih

Akan tetapi waktu ingin menuju motornya, seseorang menabraknya ketika berjalan dan membuat barang belanjaan Clarita jatuh. Brakkk!!! Clarita jatuh terduduk dan barang-barangnya pun berserakan di jalan. "Apa kamu tak punya mata?" tanya orang itu dengan kesal tanpa membantu Clarita yang terduduk di jalan. Clarita yang ditanya seperti itu mendongakkan kepalanya ingin melihat orang yang tak tau diri itu. Clarita kaget ternyata orang itu adalah Devian. Berdiri dengan tegak dengan kacamata yang bertengger di hidungnya.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai melihat sosok berjubah putih
Baca
+Pustaka
Legenda Dewa Cahaya

Legenda Dewa Cahaya

Bara duduk bersila sambil memejamkan kedua matanya. Entah dia tidur atau tengah masuk kedalam Dunia Penyimpanan miliknya. Yang jelas dia langsung membuka kedua matanya saat dia merasakan hawa kehadiran yang kuat. "Datang juga," batinnya. Dari kejauhan nampak melayang terbang tiga sosok berjubah merah. Mereka mengamati sekitar dan salah satu dari mereka memberi sebuah isyarat.
1076.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai melihat sosok berjubah putih
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
8
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status