Kakakku, Orang Ketiga Dalam Rumah Tanggaku
Arya berkata dengan dengan tetap memelukku.
***
Sore yang cerah, sambil menunggu Arya pulang kerja, aku belajar menulis cerita. Banyak ide yang ada di kepala, tapi ternyata susah juga menuangkannya dalam sebuah tulisan. Walaupun sudah dapat satu bab cerita, tapi sepertinya masih amburadul. Aku menulis cerita menggunakan ponsel, biar nggak ribet.
Aku dan Adiva duduk di depan televisi. Televisi aku nyalakan, tapi kami berdua sibuk dengan ponsel masing-masing.