Petaka yang Kuciptakan
jawab Mima, kini Mima terlihat tengah duduk di sudut kamar Ifan, terlihat sabar, seperti lukisan yang pudar namun Ifan mengenali jika sosok itu adalah Mima, wajah cantik Mima terlihat sangat pucat dan matanya merah memar, mengingatkan Ifan pada detik-detik akhir Mima menutup usianya 10 tahun lalu.
"Maafkan aku Mima, jika hal itu terjadi saat ini sudah pasti aku tak akan membiarkanmu diperlakukan tidak layak oleh mereka," Jelas Ifan.
Sosok Mima tertawa mengejek, bangkit dari duduknya dan melayang perlahan ke arah Ifan, "matilah kamu!" Seru Mima kemudian menghilang dari pandangan Ifan.
Ifan bergegas membasuh wajahnya di kamar mandi, rasanya seperti mimpi atas semua yang menimpanya belakangan i
Hot Chapters