Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ditandai Sebagai Tumbal Saat Pulang Kampung

Ditandai Sebagai Tumbal Saat Pulang Kampung

Suci masih menatap Nilam lurus. “Semua gadis yang diinginkannya akan sulit lepas. Mereka pasti menghilang. Kamu bisa jadi korban selanjutnya,” ceracau gadis itu dengan bibir bergetar. “Aku? Korban siapa? Apa maksudmu, Ci? Aku nggak paham.” Nilam terus bertanya bersamaan dengan jantungnya mulai berdebar. “Ki Arya ....” Suci bergumam, setengah berbisik. Sorot matanya berkilat aneh.
1027.4K viewsCompletedAdded to Library 629 Times as memonyongkan bibir
Read
+Library
Gairah Sang Penyihir Menawan

Gairah Sang Penyihir Menawan

Satu kutukan. Satu ciuman. Satu penyamaran berbahaya. Di balik mahkota yang bukan miliknya, Alice menyembunyikan gairah terlarang dan rahasia yang bisa menghancurkan segalanya Saat ia menyamar sebagai calon putri mahkota, Alice harus menyembunyikan tubuh yang pernah disentuhnya dan bibir yang telah dicium pria yang kini berdiri tepat di samping putra mahkota. Apa yang harus ia lakukan?
10881 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as memonyongkan bibir
Read
+Library
Aku Jatuh Cinta Pada Ibu Mertuaku

Aku Jatuh Cinta Pada Ibu Mertuaku

"Lukas, kamu boleh lebih kasar lagi ...." Tengah malam, wanita matang telanjang yang berlutut di atas ranjang itu menoleh menatapku. Dia terus memundurkan bokongnya yang bulat, bibir merahnya sedikit terbuka, tatapan matanya sayu seolah bisa melelehkan siapa pun. Sehari yang lalu, aku tidak pernah menyangka aku bisa menaklukkan ibu mertua yang begitu montok dan matang di bawah tubuhku ....
6.4K viewsCompletedAdded to Library 235 Times as memonyongkan bibir
Read
+Library
Dosa Terindah Di Samping Suamiku

Dosa Terindah Di Samping Suamiku

“Suamiku masih di samping, jangan diteruskan lagi….” Di atas ranjang pengantin yang baru, sahabat suamiku melakukan pose yang memalukan tepat di depan suamiku yang sedang mabuk. Setelah perlawananku yang sia-sia, aku hanya bisa menggigit bibir sambil mengerang tertahan…. Di luar jendela, rentetan petasan mulai meledak. Suasana riuh di dalam ruangan pun semakin memuncak, bahkan lebih berisik daripada suara petasan.
9.8K viewsCompletedAdded to Library 235 Times as memonyongkan bibir
Read
+Library
Tak Lagi Buta, Masa Depanmu yang Hancur

Tak Lagi Buta, Masa Depanmu yang Hancur

Hari ketika penglihatanku pulih, Jessica Andini sang dokter pribadi itu, melakukan gerak bibir di hadapanku kepada suamiku yang seorang bos besar mafia, "Pelumasnya aku kasih dua kali lipat malam ini, aku jamin bikin kamu merasa kayak di surga, Tuan Bos-ku sayang." Aldo mengecup mataku, tapi dia malah membalas dengan bahasa bibir yang sama, "Dasar nakal, mulut kamu sama yang di bawah sana, dua-duanya bikin aku gila karena cinta." Keduanya saling melempar senyum dan mengira aksi mereka benar-benar tidak bercelah. Mereka berdua tidak tahu kalau mataku tidak hanya sudah sembuh total, tetapi aku juga sangat ahli dalam membaca bahasa bibir. Aku menatap botol pelumas yang terpajang dengan santainy
2.5K viewsCompletedAdded to Library 50 Times as memonyongkan bibir
Read
+Library
TO GET HER

TO GET HER

WARNING!!! 18+++ Pastikan usia kalian sudah dewasa untuk membaca cerita ini! “Kalau aku tertarik padamu, apa kau akan membuka hatimu untukku?” Aneesa membalas tatapan Marcello yang menatapnya dengan lembut, tetapi sangat serius. Seperti bukan Marcello yang dikenalnya, tetapi kemudian tertawa pelan lalu meneguk Bacardi dan menatap Marcello dengan geli. “Jawaban bodoh macam apa? Kau sudah punya gadis yang kau incar, dan aku pasti bukan tipemu, kan?” katanya sembari melepaskan lengannya dan berbalik. Namun, Marcello menarik siku Aneesa kemudian lengannya melingkar di pinggang gadis itu dan hanya dalam hitungan detik bibir Marcello telah berada di bibir Aneesa. Aroma Bacardi
1010.6K viewsCompletedAdded to Library 413 Times as memonyongkan bibir
Read
+Library
Kecantikan Pelatih Sepeda yang Centil

Kecantikan Pelatih Sepeda yang Centil

"Dik, bantu jilat di sini. Pakai sedikit tenaga ...." Demi membantuku memulihkan fungsi kemaluanku, gadis cantik di depanku berjongkok dan bekerja keras mengisap. Dia adalah pelatih sepedaku. Karena kurang hati-hati, dia tidak sengaja menabrak bagian bawahku. Saat ini, dia membantuku membangun kembali keperkasaanku dengan cemas. Sementara aku sebenarnya sudah pulih dan sedang menikmati bibir mungilnya yang seperti ceri. Yang lebih tak kusangka, sepertinya dia menjilat sampai muncul reaksi.
3.6K viewsCompletedAdded to Library 93 Times as memonyongkan bibir
Read
+Library
Godaan Ranjang Sang CEO

Godaan Ranjang Sang CEO

Warning area dewasa (21+) Bijaklah memilih bacaan! ~~~ "Jika kau mau aku akan membantumu. Membiayai seluruh operasi ayahmu yang terkena kanker paru-paru. Setahuku, biaya pasien yang terkena kanker paru-paru itu tidak sedikit. Jumlahnya bahkan lebih dari lima puluh ribu dolar. Tentu, jika kau mau menerima tawaran dariku." Gwen bergeming. Mencerna semua pernyataan Nich barusan. Tetapi, belum selesai Gwen mencernanya, Nich kembali berkata, "Jadilah istriku, Gwen." "A-apa?" "Menikahlah denganku, Gwen. Aku mohon …." Gwen nampak berpikir sejenak, sambil menjilat sisa-sisa jejak bibir Nich. Beberapa saat kemudian dia mengangguk. "Aku mau menerima tawaranmu, asal kau juga mau m
1017.3K viewsCompletedAdded to Library 639 Times as memonyongkan bibir
Read
+Library
Reborn : Billionaire's Pet

Reborn : Billionaire's Pet

️️ Cerita dewasa, bukan bacaan anak kecil! ️️ Harap bijak sesuai usia kalian! ️️ Bukan Squel. "Panggil namaku," bisik Tian. Gigi Shashi menancap di bibir bawahnya, pipinya bersemu merah. "T-tuan Li," gumamnya ragu-ragu. "Bukan begitu cara memanggilku." Tian menyibak rambut yang menutupi kening Shashi dan tatapanya lembut menyorot wanita di bawahnya yang terlihat lemah dan mendambakannya. "Christian," erang Shashi. Tian tersenyum. "Nah, itu baru benar." *Bukan Squel Selamat membaca.
1036.9K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as memonyongkan bibir
Read
+Library
Istri Alim untuk CEO Anti-Wanita

Istri Alim untuk CEO Anti-Wanita

"Apalagi yang kamu pikirkan, Sayang? Aku cukup bahagia bisa memandangmu dengan senyum yang tidak lari dari bibir manismu," ungkap Fariz. Salma Ashana dan Fariz Abidzar Mikamilny. Dua manusia yang bersatu dari jalur yang berbeda. Si perempuan mode santri, si laki mode CEO. Si perempuan penyabar, si laki pemarah. Giliran Fariz bercanda masalah gay, justru dianggap serius oleh Salma yang mengakibatkan drama perjodohan dan kampus. Lantas, apakah mereka bisa bersatu selamanya?
1012.1K viewsCompletedAdded to Library 435 Times as memonyongkan bibir
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status