Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Penyesalannya dimulai Ketika Aku Meninggalkanya

Penyesalannya dimulai Ketika Aku Meninggalkanya

“Kenapa selalu terasa berbeda…” Dadanya kembali dilingkupi rasa sesak yang amat sangat. “Kenapa perasaan itu harus selalu ada untuknya…” Tangan Camelia mengepal kuat di atas pangkuannya sendiri, meremas kain celananya demi menghalau sesak. “Aku membenci perasaan ini…” bisiknya frustrasi pada diri sendiri. Di saat yang bersamaan, di apartemen Calvin. Atmosfer di dalam kamar utama terasa begitu mencekam dan berbanding terbalik.
8.930.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai mencekam
Baca
+Pustaka
HOT DUDA BERANAK 3

HOT DUDA BERANAK 3

jawab Cika geram "Hem"jawab rea takut melihat ekspresi kak Cika seperti akan mengamuk! Cika benar benar sangat marah, sebenarnya ada perasaan senang dan terharu dalam diri rea kepada kak Cika, namun rea tidak ingin kakaknya itu kenapa Napa, karena keluarganya itu sangatlah berbahaya, mereka tidak akan segampang itu menyerah. "Tapi kakak, kakak harus menjaga diri kakak , karena mereka tidak akan semudah itu menyerah, mereka sangat ambisi kak, mereka sungguh sangat berbahaya"jawab rea takut
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai mencekam
Baca
+Pustaka
Rahasia Nakal Sang Mahasiswi

Rahasia Nakal Sang Mahasiswi

jawab Camelia dengan nada suara yang sengaja dibuat sedatar dan sedingin mungkin. ​Kenan tidak marah mendengar penolakan itu. Dia justru membalikkan tubuh Camelia dalam satu gerakan lambat sampai mereka kini saling berhadapan. Sepasang netra gelap Kenan mengunci pandangan mata Camelia dengan kilat kepemilikan, seolah sedang menegaskan bahwa sang predator tidak akan pernah membiarkan mangsa tercerdiknya ini melangkah keluar dari wilayah kekuasaannya lagi setelah hari ini. "Gue rasa bukan cuma itu. Jujur sama gue."
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai mencekam
Baca
+Pustaka
MENYELAMATKANMU

MENYELAMATKANMU

ucap Anya dengan serius. Dengan bermodal cutter yang sering ia gunakan untuk mempertajam pensil.Anya bergegas memotong jaring pengaman dari ujung keatas sampai bawah hingga menyentuh lain, perasaan was-was serta takut tengah ia perlihatkan disekitar raut wajahnya.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai mencekam
Baca
+Pustaka
Mencarimu dalam Bimbang

Mencarimu dalam Bimbang

Kami terjebak kemacetan kota di senja yang menyedihkan. “Cieee, adenya akak yang paling manja, marah.” Telunjuk lentiknya mencolek, seakan menggodaku dengan rayuan yang biasa saja. Ia kembali meraih tubuhku, ia memelukku, tapi kemudian aku kembali menghindarinya. Kekesalan ini sangat menyiksa. Ingin sekali tetesan air mata mengalir di pipi. Namun, apakah pantas ku tangisi ini?
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai mencekam
Baca
+Pustaka
MENJEMPUT ISTRIKU

MENJEMPUT ISTRIKU

menjadi “uji batas” Garran tetap diam di balik konter, tapi matanya tidak lagi sekadar mengamati. Ada perhitungan di sana—bukan apakah akan terjadi konflik, tapi kapan harus menghentikan jika itu terjadi. Di sudut ruangan, Ay menahan napas tanpa sadar. Sementara Hugh tetap bersandar seperti sebelumnya. Tidak berubah. Tidak menekan. Tidak mundur.
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai mencekam
Baca
+Pustaka
Cemburu Membawaku Kembali

Cemburu Membawaku Kembali

Kata Daniel “Yaudah. Hati-hati di jalan.” Kata Crystal dan Daniel menggangguk. Tidak lupa dia memberikan kedua jempolnya kepada Crystal Mungkin saja mereka tidak sadar. Karena saat itu, ada sepasang mata yang terus memperhatikan mereka dengan tatapan yang sulit diartikan.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai mencekam
Baca
+Pustaka
Pekik Ketakutan

Pekik Ketakutan

Panjangnya sekitar 2,5 meter. Ibu Manajer memutar-mutar cemeti hingga terdengar letupan suara, “Ctar!” membahana, berkali-kali. Semakin lama, semakin cepat. “Ctar! Ctar! Ctar! Tar! Tar! Tar!” Cambuknya mulai menyala-nyala. Lidah api muncul berjilatan. Bu Manajer perlahan kerasukan. Gerakan tubuhnya berubah menjadi seperti orang yang sedang menari-nari.
106.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 186 kali sebagai mencekam
Baca
+Pustaka
Cintaku, Berhenti di Kamu

Cintaku, Berhenti di Kamu

"Kamu bawa pengaman?" Satu kata yang cukup membuat Fady terkejut. Awalnya dia berpikir Binar ingin berhenti, dan iapun sudah sangat siap untuk menuruti keinginan kekasihnya itu, walau dalam keadaan harus menahan hasratnya seperti biasa. Ia terdiam sejenak untuk mencerna pertanyaan Binar, takut salah paham dan membuat wanitanya tersinggung sehingga bisa menghancurkan suasa setelah baru saja berbaikan. "Hmm. Kalau yang kamu maksud kondom, jujur aku gak bawa sayang. Aku gak berniat sejauh itu juga."
731 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai mencekam
Baca
+Pustaka
Istri Yang Kucampakkan

Istri Yang Kucampakkan

"Assalamualaikum." Wanita paruh baya itu kian hari kian kurus. Tubuhnya seolah dimakan oleh pikiran berat tentang hutang sang suami. Begitu juga dengan kuliah Rani yang tinggal selangkah lagi. Sayang, jika tiba-tiba berhenti di tengah jalan. "Tunggu!" cegah Bram. Lelaki dengan setelan jas mewah itu mengangkat tangannya agar mereka berhenti.
109.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 188 kali sebagai mencekam
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status