Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PERFAKE HUSBAND

PERFAKE HUSBAND

“Iya. Lo salah paham. Gue bikin itu tiap gue kesel sama lo. Lo inget betapa kita sering banget ribut kemaren? Karena takut lo kegeeran, gue bikin puzzle sketsa.” Bayu tertawa, “Terus soal nama roti baru lo apa? Roti sari angin. Ra, gue tahu lo selalu nyebut gue angin.” Kini aku yang tertawa, “Bay, angin itu ini.” aku mengangkat kedua tanganku ke udara, “Bukan elo.” “Oyah?” “Iyaaa, gue gak mencintai elo.” “Gimana dengan lo dateng kesini hari ini?”
103.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai mencintai angin harus menjadi siut
Baca
+Pustaka
KEMBALINYA DEWA NERAKA: Hutang Darah Empat Klan

KEMBALINYA DEWA NERAKA: Hutang Darah Empat Klan

Jatuh cinta sebenarnya sangat sederhana. Tidak perlu serumit itu. Cukup—angin musim semi seindah apa pun masih kalah dari senyummu. Di luar jendela, salju mulai turun. Lebat dan tanpa peringatan. Kepingan-kepingan putih beterbangan memenuhi langit seperti bulu angsa yang dilepas sekaligus. Melalui kaca jendela—hanya terlihat dua bayangan yang saling berpelukan di sofa vila itu.
108.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 199 kali sebagai mencintai angin harus menjadi siut
Baca
+Pustaka
Kubuat Kau Mencintaiku!

Kubuat Kau Mencintaiku!

Menentramkan hati, menjernihkan pikiran. "Lo tahu?" Rain berkata lamat-lamat. Matanya perlahan memejam. "Kadang angin itu menyenangkan kayak sekarang, kadang juga bikin malapetaka kayak puting beliung. Gak nentu. Dia kayak seenaknya. Tapi satu hal pesan dari angin yang selalu bikin orang nyaman ... tergantung lo nikmatin angin itu sama siapa." Rain membuka matanya sedikit, melirik Dera. "Karena kenyamanan bukan dari luar, tapi dari sini." Rain menunjuk dadanya sendiri.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai mencintai angin harus menjadi siut
Baca
+Pustaka
From Allah to Allah

From Allah to Allah

Angin selalu menghembuskan hadirnya pada sepi yang kian menguat. Dari jauh, aku memandangmu, menitipkan rindu pada angin, lalu kubiarkan angin membawanya. Entah sampai atau tidak, yang aku mengerti hanyalah, mencintai apa yang tidak kau pahami. Terhempas oleh angin, namun tidak akan mengubah indahnya. Aku akan tetap menjaga indahnya rasa itu, seperti halnya dandelion.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai mencintai angin harus menjadi siut
Baca
+Pustaka
Obsesi Terlarang

Obsesi Terlarang

Lalu dia bertanya pada angin, "Wahai angin, mengapa wajahmu begitu murung? Mengapa rindu masih bersamamu?" Angin pun tiba-tiba menangis, di sela tangisnya angin berkata bahwa orang yang tengah dituju tidak menginginkan rindu. Dia telah membuang rindu dari hidupnya dan dia juga telah membuang kunci dari pintu kenangan yang dia tunggu selama ini.
1053.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai mencintai angin harus menjadi siut
Baca
+Pustaka
Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

Mencoba menjadi setengah jahat dan tak setulus dulu. Berkali-kali ia memaksa dirinya bergerak dan menjadi angin. Saat tinggal di barat, angin hanya diam. Muram. Tak mau mencampuri urusan benda hidup yang nyawanya terlihat. Udara memiliki bagian ruh nya sendiri seperti kawan-kawannya ... air, tanah, petir, dan api. Apapun yang dilakukannya saat di barat, penjuru timur tak peduli. Ia pun bergerak ke timur menjadi muson.
102.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai mencintai angin harus menjadi siut
Baca
+Pustaka
Cinta Yang Tak Pernah Dipilih

Cinta Yang Tak Pernah Dipilih

Dan diam itulah bahasa yang paling suci dari cinta yang telah selesai diuji. Aku pernah menulis kalimat ini di tepi naskahku, tapi kemudian kuhapus karena belum siap: “Tuhan, jika cinta ini harus menyeberangi batas dunia, biarlah ia menjadi angin yang berhembus di setiap doa.” Kini aku mengerti — cinta tidak butuh tubuh untuk tetap hidup. Ia cukup dengan niat. Dengan ingatan. Dengan satu nama yang diucap lirih di dalam hati, bahkan ketika tak seorang pun mendengar.
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai mencintai angin harus menjadi siut
Baca
+Pustaka
Di ujung penantian

Di ujung penantian

Cinta adalah sebuah rasa yang kuat untuk menyayangi, melindungi dan rasa ingin memiliki. Desiran angin di siang itu menyibak rasa rindu yang kian menyeruak, Hima menarik nafas panjang, kedua lengannya bertumpu pada pagar pembatas antara sekolah dan jalan raya. “Hai, Nglamun aja.” Sapa Alfa dari belakang Hima. Hima menoleh ke belakang, dilihatnya sahabatnya, Alfa. Yang juga ikut berdiri dipinggir pagar .
1010.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 295 kali sebagai mencintai angin harus menjadi siut
Baca
+Pustaka
Dosen Duda Kesayanganku

Dosen Duda Kesayanganku

Kecuali jika angin itu kembali bersemilir dan membawanya pulang. Daun itu rela terombang-ambing bersama angin tanpa muara yang jelas. Entah mata hatiku yang buta atau aku yang terlalu naif. Atau mungkin aku tak bisa lagi bersandar pada ranting dan percaya pada seonggok tanah. Aku hanya menginginkan angin. Semilirnya tak dapat kuhentikan, napasnya selalu kurindukan dan kami tak bisa bersama tapi yang terpenting bagiku adalah melihatnya ada. Kendati sang bagaskara ataupun gugusan bintang menjadi penghalang, aku akan tetap mencintainya.
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai mencintai angin harus menjadi siut
Baca
+Pustaka
Di Balik Kantor CEO: Cinta yang Tak Terucapkan

Di Balik Kantor CEO: Cinta yang Tak Terucapkan

Epilog — Ketika Angin Berbisik, Laut Menjawab Tahun-tahun berlalu seperti lembaran tipis buku yang tertiup angin—diam-diam, tapi tak pernah hilang. Di tepi pantai yang dulu menjadi saksi bisu pertemuan dan perpisahan, kini berdiri sebuah taman kecil dengan bangku-bangku kayu yang selalu menghadap ke laut. Di atas salah satu bangku itu, terukir kalimat: > "Cinta bukan hanya tentang bertahan. Tapi tentang memberi ruang bagi dunia untuk sembuh bersama kita."
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai mencintai angin harus menjadi siut
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status