Desah Di Kamar Sebelah
Mencla-mencle, sekaligus tidak logis.
“Makasih, Ma. Oh, ya. Aku minta maaf sebelumnya, Ma.”
“Kenapa, Ris, minta maaf segala? Ada apa?” Suara Mama terdengar tegang. Orang yang tengah menyimpan kesalahan, pasti akan selalu tegang apabila mendengar kalimat berbau interogasi.
“Begini. Hmm, gimana, ya? Aku nggak enak bicarainnya,” kataku lagi sengaja menggantung kalimat.