Menantu Tegas, Ipar Panas, Mertua Lemas
ujarnya sambil mengangguk.
"Apa enaknya hujan-hujanan? Tidak ada yang spesial!" kataku ketus.
Rumahku sudah terlihat, dan ku akui aku sudah menggigil saat ini. Dingin sekali rasanya!
"Wah, kau tidak tahu? Banyak kelebihan jika kita hujan-hujanan!" katanya antusias.
"Hah? Apa?" tanyaku penasaran.
"Orang tidak akan menyadari kita menangis, karena air hujan akan menyamarkannya," katanya sambil nyengir.