Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dewa Iblis Gerbang Neraka

Dewa Iblis Gerbang Neraka

Ilusi api yang menari-nari di udara mulai muncul, semakin lama semakin menyerupai burung api Phoenix. Pada jurus ketujuh, Wei Lin menjelaskan, "Kini kau harus belajar menyerang dari segala arah. Tapak Air Menyebar Bencana memungkinkanmu menyerang banyak lawan sekaligus dengan serangan cepat yang datang dari berbagai arah." Wei Lin bergerak cepat, menghantam target di segala arah dengan pukulan-pukulan yang seakan datang dari semua sisi. Kui Long terkagum-kagum, namun juga terintimidasi.
1011.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 369 kali sebagai menekan ke segala arah
Baca
+Pustaka
About Keenan

About Keenan

Dia ingin terbang jauh, jauh dari masalah yang membelenggunya. Satu hal yang selalu dikenali tentang Keenan, keras kepalanya. Ia sering memilih cara yang paling berbahaya untuk menyelesaikan masalah, seolah hidupnya adalah balapan melawan waktu. Seperti malam ini, saat ia menggeber motornya dengan kecepatan tinggi tanpa arah tujuan yang jelas, seakan-akan dengan cara ini ia bisa melarikan diri dari semua yang menyakitkan. Di tengah desingan mesin, ia berteriak pada dunia, menantang siapa pun yang berani menghalangi jalannya.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai menekan ke segala arah
Baca
+Pustaka
Ketika Segalanya Mengalir Pergi

Ketika Segalanya Mengalir Pergi

“Apa maksudmu dengan tidak ada? Jangan panik, ceritakan pelan-pelan.” Pria tua itu mencari tisu untuk menyeka air mataku, tetapi ketika dia memberikannya kepadaku, dia menarik tangannya kembali dan membelah tisu itu menjadi dua. “Persediaan langka, gunakanlah secukupnya.” Aku sudah menduga sulitnya kondisi di sini, tetapi aku tidak menyangka akan sebegitu parah tingkatnya.
4.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai menekan ke segala arah
Baca
+Pustaka
Legenda Penguasa Kegelapan dan Es

Legenda Penguasa Kegelapan dan Es

Tanpa menunggu sedikitpun, itu langsung jatuh ke arah semua orang. ------------------- End Chapter
1037.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai menekan ke segala arah
Baca
+Pustaka
AJISEKA

AJISEKA

Hal itu membuat Ajiseka kebingungan. “Lah?” ucap Ajiseka sembari menunjuk dua arah di depannya. “Payah! Bahkan, aku sama sekali tidak tau kemana arah Utara!” monolog Ajiseka sembari menggaruk kepalanya yang tidak gatal. “Kemarilah ... Ke kiri ...” suara seorang wanita tiba-tiba terdengar, hal itu membuat bulu kuduk Ajiseka berdiri.
9.53.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai menekan ke segala arah
Baca
+Pustaka
Jodoh Takdir yang Ditolak Membawa Pewaris Alpha

Jodoh Takdir yang Ditolak Membawa Pewaris Alpha

Ke arah gravitasi yang tidak dia mengerti. Ke arah konsekuensi dari semua yang telah dia coba tekan. Aku mengencangkan tali kekang, menyesuaikan jalurku lebih dalam ke pepohonan, dan bergerak ke arah yang berlawanan—sejajar, bukan berpotongan. Untuk saat ini. Karena jalur tidak harus bertemu langsung untuk terikat pada tujuan yang sama.
101.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai menekan ke segala arah
Baca
+Pustaka
Soul System

Soul System

“Inti di Tengah, empat cabang ke arah timur, barat, selatan, dan utara. Five Way Cardinal Array! Bangkit!” WUUUMMMM!!! Dari timur, cahaya keperakan menjulang membentuk bayangan-bayangan hitam muncul di atas formasi Array dan berputar. Array Bayangan bangkit. Dari barat, kilatan tajam meledak, ribuan pedang ilusi bergetar di udara membawa momentum udara yang tajam. Array Pedang terbuka. Dari utara, hawa panas dan dingin bertabrakan, menciptakan perpaduan antara keduanya. Array Elemen terbangun.
9.4145.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.1K kali sebagai menekan ke segala arah
Baca
+Pustaka
PDKT di Sarang Monster

PDKT di Sarang Monster

Gerakannya sama persis dengan sebelumnya, seperti mesin yang menjalankan program ulang. “Memanah adalah seni repetisi,” lanjutnya. Ia menarik tali busur ke titik jangkar di sudut bibir, sikunya terkunci sempurna. “Melakukan setiap gerakannya sama persis, berulang-ulang, konsisten, istiqomah.” Twang! Thud! Anak panah kelima mendarat di atas anak panah keempat. Masih dalam lingkaran kuning. Angka 9 lagi.
883 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai menekan ke segala arah
Baca
+Pustaka
Istriku, Jangan Lari Dariku

Istriku, Jangan Lari Dariku

Di depannya, ada badai pasir yang tidak ada habisnya. Berkabut, dia tidak bisa membedakan antara Timur, Barat, Utara dan Selatan. Dia tidak bisa melihat pandangan yang berjarak sepuluh meter darinya. Dia berdiri, matanya mengamati ke sekeliling dengan membabi buta. Di mana Dong Fang Xuan? Dia berputar, mencari … tapi tidak ada arah untuk melihat. Tidak ada target untuk ditemukan. Dong Fang Xuan, kemana dia pergi?
1029.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai menekan ke segala arah
Baca
+Pustaka
Kesatria Tertinggi

Kesatria Tertinggi

Sebuah cahaya muncul dan mengelilingi Rune, kemudian membentuk topeng pesta, jubah dan pedang yang berjumlah sepuluh. Kini Rune sudah tak bisa mengendalikan dirinya, kemudian menatap Fony dan langsung berteleportasi ke belakangnya. Setelah itu, ia memberikan cakaran, lalu berteleportasi ke sisi lain dan memberikan cakaran lagi. Rune melakukan kedua hal tersebut secara berturut-turut. Rune menamakan jurus itu dengan Cakaran Segala Arah. Digi berlari mendekati mereka, kemudian menyerang Rune. Seketika lelaki dalam wujud Cakaran Pesta itu menangkis serangan Digi, lalu juga menyerangnya dengan cara yang sama.
1013.8K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 551 kali sebagai menekan ke segala arah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status