AMALIA, Kesetiaanku Diragukan
Tidak ada sentuhan, rangkulan, apalagi kemesraan sambil membicarakan jalan cerita.
Kanaya menonton dengan ketenangan yang, menurut Satria, bisa menyaingi cara bertapa para biksu. Ia tidak pernah bereaksi berlebihan. Ia tidak memejamkan mata saat ada adegan mengerikan, tidak juga tertawa terbahak saat sesuatu lucu. Kanaya pun tidak menunjukkan tanda-tanda gelisah meski ada adegan vulgar. Ia benar-benar tenang, menonton dalam diam.
Satria menipiskan bibir lalu bersedekap. Ia ingin memastikan hal yang membuatnyai penasaran.