Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dear Mantan

Dear Mantan

Salah, Vina yang sekarang bukanlah Vina tujuh tahun yang lalu. Gadis berseragam SMA yang duduk gemetar karena dipermalukan oleh sang mantan, di acara reuni seniornya. See, kini semua berbanding terbalik dengan tujuh tahun lalu. Bukan Vina yang menanggung malu, tapi Sean. Sean Davichi!
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai mengalah
Baca
+Pustaka
PENGENDALI ANGIN PETIR

PENGENDALI ANGIN PETIR

Dari perkataan Sutasoma jelas merendahkan. "Melawan wanita itu serba salah. Kalah atau menang tetap menanggung malu!" "Maksudmu!" "Kalau menang dicemooh, pantas saja lawannya perempuan. Kalau kalah malu, masa lawan perempuan saja kalah!" "Kau merendahkanku!" tunjuk Mawar Jingga. "Tuh, kan. Belum juga bertanding sudah serba salah. Ki Teja Maruta, bolehkah aku mengulang undian?"
1012.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 399 kali sebagai mengalah
Baca
+Pustaka
Diasuh Bos Besar

Diasuh Bos Besar

Tangannya sampai meremas dengan kesal rambutnya. “Sepuluh... Sembilan... Delapan...” Alisa sengaja mulai menghitung mundur, untuk membuat Andika tidak bisa berpikir fokus. “Tiga... Dua... Satu... Kamu Kalah, Dika!” Hitungan mundur itu akhirnya habis. Ia sengaja tidak memberi kesempatan lagi pada Andika untuk menebak. “Judulnya Rungkad, Dika!” “Entek-entek an. Kelangan kowe sing paling tak sayang. Bondoku melayang tego tenan. Tangis tangisan.”
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai mengalah
Baca
+Pustaka
Karma

Karma

Lebih baik mengalah, Toh dia kaya tidak kekurangan apapun jadi tidak ada hal yang perlu di khawatirkan. “ Mami tenang saja, Al tidak akan bersedih bahkan jika Papi akan melupakan aku...Tuhan sudah memberikan jalan kita seperti ini jadi Jalan satu satunya adalah Taat pada Tuhan nanti kita akan mendapatkan hadiah yang sangat besar dari Tuhan” Kata Al sambil menghapus air mata Maminya.
1014.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 330 kali sebagai mengalah
Baca
+Pustaka
CALON ISTRIKU, BUKAN ISTRIKU (BERBEDA KEYAKINAN)

CALON ISTRIKU, BUKAN ISTRIKU (BERBEDA KEYAKINAN)

Sumpah nggak ngerti artinya alis naik turun gitu ---- //Hahahaha, itu permen dua bungkus kira-kira bisa nggak makannya tanpa ketuan pakai teknik nyobek bungkusnya yang kayak kemarin ---- Jedaag, Alif terkejut. Ternyata ada yang mengetahui saat Alif menyobek bungkus permen tempo hari. Ada orang yang memperhatikannya, mungkin jika orang lain yang melihat tentu Alif akan biasa saja. ---- /Cuma tiga kali alis naik turun artinya panjang banget yak? ----
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 161 kali sebagai mengalah
Baca
+Pustaka
Benih Rahasia Kapten Yudha

Benih Rahasia Kapten Yudha

gumam Fatur geleng-geleng kepala. Tak lama kemudian, bunyi lonceng terdengar. Ken yang membalut dirinya dengan semak belukar, akhirnya berhasil mencapai pos terakhir tanpa terkena serangan. Tim Alfa memenangkan pertarungan antara kedua tim. "Kapten! Aku berhasil tiba tepat waktu. Masih ada empat detik tersisa!" seru Ken dari saluran walkie talkie.
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 181 kali sebagai mengalah
Baca
+Pustaka
Ah! Mau Lagi Dong, Bang Ucup

Ah! Mau Lagi Dong, Bang Ucup

Harum alkohol tipis dan parfum mahal menguar dari tubuh wanita itu, mempertegas jarak dunia mereka yang sebenarnya berbeda kasta. ​"Bang Ucup... Aku... itu... tadi aku hanya bertemu dengan kolega kerjaku lalu kita makan bersama. itu saja...," ucap Hana terbata. Suaranya halus, mencoba mencari nada yang paling meyakinkan untuk menenangkan pria di depannya. ​Ucup mengernyitkan dahi. Istilah itu asing di telinganya. "Kolega? Apa itu? Istilah darimana lagi itu?" tanya Ucup ketus.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai mengalah
Baca
+Pustaka
Adikku Penghancur Rumah Tanggaku

Adikku Penghancur Rumah Tanggaku

--- # Detik yang Menentukan Dania menyunggingkan senyum miring. "Aku tidak takut padamu, Alessia. Aku hanya menikmati pemandangan saat mawar kecilku ini menyadari bahwa durinya tidak cukup tajam untuk melindunginya dari kenyataan. Ayah Adrian sudah tamat. Hartanya habis, dan kini nyawanya berada di ujung jariku."
10692 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai mengalah
Baca
+Pustaka
Saat Dia Menang, Aku Hilang

Saat Dia Menang, Aku Hilang

Aku nggak pernah mengecewakannya. Aku nggak berutang apa pun padanya. “Iya.” Suaranya lembut dan tampak ragu. “Aku memenangkan pertandingannya.” Mendengar ini, dulu aku pasti akan bersorak girang. Sekarang, aku hanya menjawab dengan datar, “Aku tahu.” Melihat tanggapanku, Julian mulai kehilangan kesabarannya. Dia berkata, “Itu saja yang mau kau katakan?”
6.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 206 kali sebagai mengalah
Baca
+Pustaka
Maafkan Aku Salah Membencimu

Maafkan Aku Salah Membencimu

"Kenapa kamu diam saja, apa kamu tidak memaafkan ku?" Mendengar hal itu Alena langsung kaget. "Hah?" ucap Alena tak mengerti. "Teman-teman ku mungkin salah, tapi aku juga tidak salah di sini. Kenapa kamu marah padaku dan tidak memaafkan ku? Bahkan ketika aku bersujud padamu, kamu masih saja diam. Kamu bahkan bersikap acuh tak acuh dan membiarkan ku bersujud untuk waktu yang lama. Apa kamu menikmati rasa bersalahku dan menganggap rendah diriku? Hanya karena aku terlahir lebih miskin darimu bukan berarti kamu bisa merendahkan ku dengan cara semacam ini."
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai mengalah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status