Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kuli Gagah Spesialis

Kuli Gagah Spesialis

Kali ini agak kaku di pinggang Maya, sekadar untuk menopang tubuh wanita gengsi tinggi itu agar tidak membentur lantai marmer. "Pegangan yang kuat ke bahu saya, Mbak. Maaf kalau tangan saya agak kasar," ucap Wildan pelan, matanya sengaja diturunkan agar tidak menatap langsung ke area sensitif Maya yang terekspos karena handuk mandinya yang sedikit melonggar dan melorot.
1013.3K viewsOngoingAdded to Library 424 Times as mengedikkan bahu
Read
+Library
Yuanrang Pendekar Pemburu Monster

Yuanrang Pendekar Pemburu Monster

kata hewan buas. “Kami punya otak masing-masing, hewan menjijikkan!” kata Mengde. “Kupotong tanganmu lalu kucabik-cabik otakmu!” Cakar kiri hewan buas mengarah ke lengan kanan Mengde. Mengde menahan serangan barusan dengan pedang. Lalu membakar lengan kiri hewan buas. Hewan buas itu menjerit. Mengde menggunakan kesempatan ini untuk menebas mata kaki. Dan ternyata berhasil. Namun, hewan buas berhasil menendang punggung Mengde. Mengde pun terlempar sejauh sepuluh langkah. Kini dua mata kaki hewan buas sudah terluka meski belum rusak sepenuhnya.
1.4K viewsOngoingAdded to Library 44 Times as mengedikkan bahu
Read
+Library
Pesona Kekasih Rahasia Anak Asuh Presdir

Pesona Kekasih Rahasia Anak Asuh Presdir

(Maksa, wkwk) Bumi menekan bahu Ola dengan kedua tangannya agar wanita itu tidak bergerak. Ini akan menjadi usaha terakhir untuk bisa menyatukan diri. Dia tidak ingin melihat Ola berlama-lama lagi dilingkupi rasa sakit. "Sayang, tahan ya," ucapnya sebelum dia mengentak dengan keras pinggulnya. Dia segera merunduk, merapatkan tubuhnya memeluk wanita itu, dan kembali menghujamkan miliknya dengan kuat. Hingga semua tenggelam dengan sempurna di dalam sana. "Aargh!"
1018.8K viewsCompletedAdded to Library 506 Times as mengedikkan bahu
Read
+Library
Putra Mahkota Memanjakan Nona dan Bayinya

Putra Mahkota Memanjakan Nona dan Bayinya

Ia mencoba berdiri seperti yang diajarkan oleh Lady Marienne tadi; Punggung lurus, bahu rileks, tangan bertaut di depan perut. "Ulangi," titahnya setiap berapa saat sekali. Lady Marienne memperhatikan setiap jengkal tubuh Aderyn dengan seksama, beberapa detik. Kemudian ia berkata datar, "Bahumu terlalu tegang." Ia menunjuk bahu Aderyn dengan jati telunjuknya yang kurus dan panjang. Aderyn segera memperbaikinya. "Dagumu terlalu rendah."
762 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as mengedikkan bahu
Read
+Library
Terjebak dalam Dunia Bellucci

Terjebak dalam Dunia Bellucci

"Buka kaki anda yang lebar." Aku membuka kakiku lebar-lebar. "Tidak selebar itu. Bukalah sejajar dengan bahu anda." Aku memperbaiki kakiku. "Seperti ini?" tanyaku. "Bagus. Sekarang posisikan tangan Anda ke depan. Rileks." Aku mencontoh gerakan tubuhnya. "Bagus. Seperti itu. Sekarang, perhatikan saya. Anda harus mengenali senjata yang digunakan."
586 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as mengedikkan bahu
Read
+Library
Mengandung Bayi Presdir Dingin

Mengandung Bayi Presdir Dingin

"Jaga bahu Anda tetap terbuka dan menunduk setiap saat. Postur ini akan membuat Anda tampak lebih tegak dan bermanfaat bagi tulang belakang Anda." Tangan wanita tua itu terpelihara dengan baik, meskipun ditandai dengan berlalunya waktu, tangan itu tetap lembut. Ia menepuk pelan bahu Senja dari belakang dan, ketika berbalik untuk menatapnya, ia berhenti sejenak. Matanya jernih, membawa cahaya yang mendalam dan tenang - mata yang dimiliki oleh orang-orang dengan pengetahuan luas dan perspektif yang bijak.
3.1K viewsCompletedAdded to Library 96 Times as mengedikkan bahu
Read
+Library
Harta Tahta Pria

Harta Tahta Pria

kata Bu Rini yang membuat kedua alis tebal Edi berkerut. Noted : jangan lupa follow,like dan subscribe ya gaees.makasih
2.1K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as mengedikkan bahu
Read
+Library
Hamba Belum Mati, Paduka!

Hamba Belum Mati, Paduka!

Namun ide apa yang bisa kugunakan untuk membuat simpati perempuan pelayan istana ini mau membantuku? Kuda hitam yang kunaiki tiba-tiba bersuara lalu menggunakan kepalanya untuk membuatku jatuh ke tanah. Begitu aku melihat sekelebat kaki perempuan itu, aku segera menutup mata dan pura-pura pingsan. Kuda itu berjalan mengitariku dengan mengendus-ngendus tubuhku. "Ya, Dewa! Minggir! Hei, minggir!" suara terkejut perempuan itu.
101.6K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as mengedikkan bahu
Read
+Library
Pulang Ka Bako

Pulang Ka Bako

Kasih tau aja, biar bisa ngajuin cuti buat datang ke nikahan, Nda. [Terima kasih, Uda.] Dinda membalas dengan cengengesan, tanpa tau bahwa si penerima pesan membaca pesannya dengan tenggorokan tercekat. _________________________________________________ Note: 1. Tingkuluak = Sejenis penutup kepala perempuan di Minang.
109.4K viewsCompletedAdded to Library 348 Times as mengedikkan bahu
Read
+Library
Holiday to Wedding Day

Holiday to Wedding Day

"Coba deh Ta, kamu pegang." Benar, itu tadi gerakan Dedek Bayi. Uta yang meyakinkan hatiku dengan ikut mengusap-usap perutku. Saat itulah Dedek Bayi bergerak lagi. Berkedut-kedut. Wah, kami sampai berpelukan saking bahagia. Ha, bahagia?
107.2K viewsCompletedAdded to Library 257 Times as mengedikkan bahu
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status