Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Petarung Terakhir Dewa Iblis

Petarung Terakhir Dewa Iblis

Polo membungkuk dan kembali menghadap Idris dengan dada tegak “kamu sebaiknya tidak memaksakan diri, aku tidak ingin melukai seseorang sekarang” Idris mencoba berbaik hati dengan tangan berpangku di depan perutnya Gerakan ini adalah gerakan siap bertahan bagi penganut bela diri tenaga dalam yang jarang orang ketahui, hanya dengan memangku tangannya mereka bisa mengalirkan seluruh tenaga kepada tubuhnya kepada titik yang mereka inginkan.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 126 Times as mengedikkan bahu
Read
+Library
Terbangun di Ranjang Presdir Duda

Terbangun di Ranjang Presdir Duda

Jenar menggantungkan kalimatnya kemudian memilih untuk mengedikan bahu, mengunci mulutnya rapat-rapat ketika merasa apa yang akan dirinya sampaikan akan memicu sedikit perdebatan. “Ah, lupakan saja.” Keningnya berkerut-kerut dengan cukup dalam sedangkan tangannya bergemerincing ketika Jenar menggerakannya untuk menyugar rambut maupun mengelus lengan kiri Mada. Jenar memundurkan tubuhnya dan kembali bersandar sambil sedikit mengadah kemudian memejamkan mata. “Kenapa? Katakan bila itu memang mengganggu dirimu.”
106.9K viewsOngoingAdded to Library 159 Times as mengedikkan bahu
Read
+Library
MENYESAL MENDUAKANMU

MENYESAL MENDUAKANMU

Mama mengangguk dengan bulir bening menetes dari kedua sudut matanya. "Jangan nangis, Ma! Mama membuatku khawatir." Kubaringkan tubuh di samping dan memeluk tubuhnya yang kini jauh terlihat lebih kurus dari dulu. "Ma ... auf." "Maaf?" ulangku, Mama mengangguk pelan.
9.8240.3K viewsCompletedAdded to Library 7.0K Times as mengedikkan bahu
Show Reviews (32)
Read
+Library
Mini Adae Jangkang
Terlalu lembek dan tidak tegas jadi seorang lelaki, masa dari hal kecil selalu di atur oleh mama nya dan tidak ada keadilan dan ketegasan jadi suami untuk kedua istrinya, pantas lah penyesalan untuk mu Malik
Uli arta
Author bagus banget ceritanya.air mata ku trus mengalir,Thor pengen ada extra part smpai Kamal merid.klo bsa bikin cerita baru utk ayesa dan Faisal. ini novel y harus di baca ya guys,nyesel klo g baca.trimakasih author Airi Mitsukuni,telah berhasil membuat aku menangis.
Read All Reviews
The Billionaire's Bride

The Billionaire's Bride

Tubuh yang sebelumnya sudah rileks sekarang kembali menegang Di sisi lain, Maven menyunggingkan senyum jahat. Dia memegang bokong Rhea dan mulai mendorong porosnya lebih dalam. Tentu saja, itu membuat Rhea segera menatapnya takut. “Tidak. Berhenti—” “Ssstt .... Jangan terlalu kencang, mereka akan mendengarmu.” Maven terus bergerak dan Rhea memohon kembali, “Kumohon berhenti … dulu.”
9.77.1K viewsOngoingAdded to Library 256 Times as mengedikkan bahu
Read
+Library
Resep Rahasia Sang Pecundang

Resep Rahasia Sang Pecundang

Kata ‘jujur’ diucapkannya dengan penekanan aneh yang membuat Radit merasa tidak nyaman. Tanpa menunggu persetujuan Radit, Ki Gendeng merogoh saku beskapnya dan mengeluarkan sebuah kantung kecil dari kain beludru hitam. Ia membukanya dan menuangkan isinya ke telapak tangannya. Garam kasar.
1.0K viewsCompletedAdded to Library 40 Times as mengedikkan bahu
Read
+Library
ISTRI KECILKU YANG MENGGEMASKAN

ISTRI KECILKU YANG MENGGEMASKAN

Eka menelan ludahnya berat-berat. "Om, apaan si. Gombal deh." Eka lantas menyelengos. Menunjukkan kesan ketidaksukaan. Padahal jantungnya sedang tidak baik-baik saja. Mahardika tersenyum tipis. Selalu saja seperti ini. "Kamu memang harus dipaksa ya, Dek!" tegasnya tanpa pikir panjang. Dika langsung menggendong Eka ala bridal style dalam keadaan sadar, yang lantas mendapat pukulan cukup keras dari sang istri.
1014.6K viewsCompletedAdded to Library 481 Times as mengedikkan bahu
Read
+Library
Pemikat Hati Sang Kapten

Pemikat Hati Sang Kapten

Apalagi jika sudah memberi perintah dengan suara tebalnya! Siapa kiranya yang dapat menolak kharisma suami Gendis? Gendis semakin merapatkan pelukan, menghancurkan jarak diantata mereka sembari sesekali mengecupi rahang Galuh. Begitu pula Galuh. Tangan pria itu merengkuh tubuh Gendis yang hanya setinggi dadanya. Begitu mungil. "Mas ... kangen." "Hmmm ...."
2.0K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as mengedikkan bahu
Read
+Library
Istri Cacat sang Raja Arogan

Istri Cacat sang Raja Arogan

"Lihat ini dan dengarkan baik-baik, jika kau ingin menggerakkan kuda kau bisa melakukannya menggunakan betis seperti ini." Edmund menghentakkan betisnya dengan pelan dan kuda yang bernama Maxime tersebut bergerak pelan. "Jika kau ingin menghentikannya kau bisa menarik tali kekang ini, tapi jika kuda yang kau naiki tidak ada tali kekangnya kau bisa menarik pelan rambutnya kebelakang," jelas Edmund. "Apa kau mengerti sekarang?"
105.9K viewsOngoingAdded to Library 175 Times as mengedikkan bahu
Read
+Library
Pendekar Sembilan Matahari

Pendekar Sembilan Matahari

Gedebuk! Bunyi gedebuk terdengar saat dia mendarat. Seluruh tanah bergetar sedikit. Beberapa orang mengenali pria botak ini di tribun penonton dan memberi tahu penonton di dekatnya tentang dia. “si Botak Qiang telah bergerak. Dia adalah karakter yang garang dengan lima kemenangan berturut-turut. Seni bela diri fisiknya telah mencapai tingkat yang sangat tinggi. Tendangan darinya bisa meledakkan bukit, dan pukulan telapak tangan bisa membelah bumi. dia memiliki kekuatan yang luar biasa; yang lebih penting lagi, dia mempraktekkan Teknik Budidaya Baju Besi. Itu memberinya serangan dan pertahanan yang hebat.”
9.1145.1K viewsCompletedAdded to Library 4.4K Times as mengedikkan bahu
Show Reviews (19)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Arjun Aaa
sebuah karya yg sangat layak di apresiasi karna tidak membuat pemersatu mengambang dgn rsa penasaran tingkat tinggi menunggu episode disisi lain kwalitas cerita jga sangat menarik simPATI tuk tdk ketinggalan satu biar satu babx, lanjut terus lur.
Read All Reviews
Dalam Dekap Hangat Bos Dinginku

Dalam Dekap Hangat Bos Dinginku

Bau ikan yang dibawa Dennis tadi seperti menari-nari di udara di sekitarnya dan menusuk-nusuk indera penciumannya. Sementara itu di sudut dek yang lain, Frederick tampak asyik memancing dan Bona merekam aktivitasnya itu. Pria bule itu berkata dalam bahasa Inggris ke arah kamera, memamerkan kegiatan memancingnya. Frederick terbahak keras saat seekor ikan akhirnya terjebak juga oleh kailnya. “Bingo!” seru Frederick sambil segera memutar tali kail. “Selamat atas tangkapan Anda, Tuan Aubert. Saya juga akan menangkap yang lebih besar,” tantang Dennis pada bule asal Perancis itu, sambil melempar kailnya ke lautan.
1042.5K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as mengedikkan bahu
Show Reviews (25)
Read
+Library
Sophia Setiawan
cerita yang luar biasa serta akhir yg bahagia dan selalu menginspirasi.. makasih kak Indy karya karyamu selalu the Best. dan selalu menunggu karya karyamu selanjutnya. tetap sehat, semangat dan selalu bahagia..
Senja jingga
Suka novel ini. Aku jg suka cara penyampaian authornya. Bisa nyampe gitu perasaan tokohnya. Trs bahasanya jg bagus bgttt. Btw novel ini tuh tiap episode sllu bikin penasaran. Author update 3 bab atau 5 bab aja bikin ngerasa ga sabar mau baca lg wkwk saking nagihnya...
Read All Reviews
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status