Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Halalkan Aku Saat Hilal

Halalkan Aku Saat Hilal

Kali ini Mazaya tengah menahan tawa seperti rekan satu tim yang lainnya. "Oalah ini sih Dislokasi rahang." "Apa tuh Dok?" Tanya Rendi. "Dislokasi rahang itu kondisi ketika tulang rahang bawah bergeser atau terlepas dari sendi rahang. Kondisi kayak gini sangat umum ditemui, contohnya ya kayak teman kamu ini. Makanya kalau ketawa jangan lebar - lebar ya?" Riani menjelaskan sembari meletakkan ibu jari di gigi geraham bawah sebelah kanan dan kiri. Kemudian, jari lainnya ditempatkan di luar mulut tepat di rahang. Hingga pada akhirnya Jena dapat menutup kembali mulutnya.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 44 Times as mengedikkan bahu
Read
+Library
Cinta Pertama Mas Ali

Cinta Pertama Mas Ali

Dia mendelik. Bersambung.....
12.3K viewsCompletedAdded to Library 405 Times as mengedikkan bahu
Read
+Library
AMALIA, Kesetiaanku Diragukan

AMALIA, Kesetiaanku Diragukan

Kanzu merengkuh bahu istrinya memberikan kedamaian dalam pelukannya. . . Next
105.7K viewsCompletedAdded to Library 126 Times as mengedikkan bahu
Read
+Library
Mandul

Mandul

"Apa tidak ada yang lain?" "Tidak!" jawaban Riri begitu tegas. Membuat Arnold hanya tersenyum penuh kemenangan. "Kei, siapkan semuanya sekarang. Besok aku harap semua selesai. Aku rasa kau tidak akan kesulitan bukan mencari seorang penghulu?" tanya Arnold. "Tidak Tuan Muda. Saya bisa menghandlenya. "Tu-tunggu! Ap-apa maksudnya dengan penghulu?" tanya Riri penasaran.
105.1K viewsOngoingAdded to Library 121 Times as mengedikkan bahu
Read
+Library
Mute Husband (BAHASA INDONESIA)

Mute Husband (BAHASA INDONESIA)

Mama bangkit kemudian menepuk bahu gue pelan sebelum akhirnya pergi mengikuti suaminya. "Enaknya aku panggil Tuan muda,Apa gimana ya?? Oh aku panggil Kakak aja." Yang pastinya gue ngomong sendiri. "Tuan muda boleh aku panggil kakak?" Gak ada jawaban sama sekali dari gerakan kepalanya.Dia cuman diem memandang lurus kedepan. Semoga gak kerasukan aja... Daripada diem disini mending gue ajak aja ke kamar.Heh bukan mau yang iya-iya tapi gue mau ganti baju yakali gue ngurus dia masih pake gaun pengantin yang panjangnya luar biasa.
104.2K viewsOngoingAdded to Library 155 Times as mengedikkan bahu
Read
+Library
Mendadak Nikah

Mendadak Nikah

Glek glek Mendengar ancaman Erick, mendadak Elsa, Niken, dan Rena merasakan tenggorokan mereka kering. “Tuan, ada telepon dari nyonya besar,” ucap Miko. Erick menerima gagang telepon yang diberikan oleh Miko. Erick menjauh dari ruang tamu untuk berbicara dengan ibunya. Kepergian Erick memberikan ruang pada Elsa, Niken, serta Rena untuk sekedar menarik napas mereka. “Apa suamimu itu sedang merasa cemburu?” bisik Niken di telinga Elsa.
1010.7K viewsOngoingAdded to Library 256 Times as mengedikkan bahu
Read
+Library
Editor Dingin Bikin Bucin

Editor Dingin Bikin Bucin

tegas Nathaniel. Isabella mengangguk, mengerti. “Baiklah-baiklah, aku akan memindahkan posisinya,” kata Isabella, kemudian menurunkan tangannya dari bahu Nathaniel. Namun, tanpa ragu dia langsung menggenggam tangan Nathaniel, mengajaknya bergandengan. Nathaniel mendesis kesal, lalu segera menarik tangannya, mengusap-usapkan telapak tangannya pada kemeja yang dia kenakan. “Menyebalkan!” gerutunya.
103.2K viewsCompletedAdded to Library 67 Times as mengedikkan bahu
Read
+Library
Menikah Muda dengan Anak Rentenir

Menikah Muda dengan Anak Rentenir

Meyra dan Bahira langsung berpindah tempat duduk menjadi di samping Azwa supaya bisa melihat Dedek dari jarak dekat. “Masyaallah, ganteng banget. Ih, gemoy syekaliiii,” ucap Meyra sambil menoel-noel pipi Dedek. Dia terlihat sangat antusias apalagi melihat mata Dedek yang berkedip-kedip lucu membuatnya semakin memekik gemas. “Hidungnya mancung, matanya bulat kayak kamu, Wa, masyaallah,” komentar Bahira, “rambutnya juga tebel.”
105.0K viewsCompletedAdded to Library 174 Times as mengedikkan bahu
Read
+Library
Menikahi Tuan Tanah Misterius

Menikahi Tuan Tanah Misterius

Kedua tanganku meremas kain kaosnya di bagian bahu, alih-alih mendorongnya menjauh, gerakan refleksku justru membuat tubuh kami semakin menempel tanpa jarak. Bara terkekeh rendah, suara tawa yang sarat akan dominasi. Tangannya yang berada di pinggangku perlahan bergerak turun, meraba lekuk pinggulku di balik handuk, lalu meremasnya pelan membuatku memekik tertahan. “Biar saja...” gumamnya di sela kecupan yang kini mulai merambat naik ke rahangku, bersiap mengunci bibirku.
101.6K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as mengedikkan bahu
Read
+Library
Menggoda Sang Paman

Menggoda Sang Paman

Wajah cowok itu sudah semerah tomat. “Mas, barbel sebaiknya diangkat dengan punggung lurus, jangan membungkuk. Tangan juga harus sejajar,” jelas pemandu sambil memperagakan gerakan. Berlian hanya bisa mengangguk-angguk seperti anak TK yang sedang dimarahi guru. “Iya, iya, siap, Bang…” Dari kejauhan, Nabila menatapnya sambil menahan tawa. Ia menutupi mulutnya dengan handuk kecil di pundak. “Dia lucu banget sih.”
105.0K viewsOngoingAdded to Library 185 Times as mengedikkan bahu
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status